Breaking News

BREAKING NEWS - Perahu Kandas di Laut, 4 Warga Balikpapan Terombang-Ambing Seharian, Begini Nasibnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan dan Basarnas Balikpapan berupaya lakukan evakuasi terhadap korban perahu tenggelam, Minggu (9/6/2019). Ada 4 warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur terombang ambing di lautan dingin semalaman. Seluruh Korban Berhasil dievakuasi Oleh Tim Basarnas.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Empat warga Kota Balikpapan terombang ambing di lautan sehari semalam.

Perahu mereka diketahui kandas di sekitar perairan Teritip Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sejak Minggu (8/6/2019) dini hari kemarin.

Mereka adalah Edi susanto, Budi setiawan, Agus Prianto dan Farijan.

Belakangan diketahui mereka pergi ke laut untuk memancing ikan.

Beruntung alat komunikasi salah satu di antara mereka, Edi Susanto masih bisa dihubungi.

Kapal tenggelam ((Thinkstock))

Ia kemudian mengabarkan bahwa kapal yang dinaikinya kandas di perairan Teritip.

"Mereka memancing dengan menggunakan perahu ke arah perairan Teritip akan tetapi belum bisa kembali karena perahu mengalami trouble yaitu Perahu Kandas di Gusung," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Gusti Anwar melalui Kasie Ops Octavianto kepada Tribunkaltim.co, Senin (10/6/2019) dini hari.

Menerima laporan tersebut tim SAR langsung melakukan evakuasi terhadap 4 warga Balikpapan tersebut.

Mereka dievakuasi pada posisi S 1°10'12.0936" E 117°1'1.5708", sekira 1 Nautical Miles dari Bibir Pantai Lamaru ke arah Utara.

"Seluruh Korban Berhasil dievakuasi Oleh Tim Basarnas Dengan Menggunakan Rubber Boat," ungkapnya.

Sesampainya di darat para korban langsung dicek kesehatan oleh Tim Medis dari ambulans di posko siaga lebaran. Mereka pun sudah kembali ke keluarganya masing-masing.

Terpisah Kapolsek Balikpapan Timut Kompol Dody Susantyoko mengatakan dihubungi pihak keluarga korban.

Mereka melaporkan bahwa keluarganya terombang-ambing di lautan, lantaran perahu yang dinaikinya kandas.

"Betul kandas istrinya nelpon saya terus mohon bantuannya," ujarnya.

Alhamdulillah saat ini sudah dievakuasi Tim SAR," katanya lagi.

Di tempat terpisah, momen yang berbeda, 

belum lama ini, angkutan arus mudik pada momen libur lebaran tahun 2019 ini terbilang rawan terjadi terjadi musibah khusunya arus mudik melalui pelayaran kapal laut.

Menurut Basarnas Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara angkutan arus mudik melalui pelayaran tahun ini cukup tinggi.

Pasalnya tak sedikit penumpang mudik lebih memilih menggunakan armada kapal laut atau jasa pelayaran lainnya.

Hal itu dikarenakan harga tiket pesawat menjelang lebaran tahun ini dinilai masih melambung tinggi.

Kepala Basarnas Kalimantan Timur Kalimantan Utara Gusti Anwar, mengatakan atensi pelayaran tahun ini lebih diprioritaskan pengawasannya dengan cara melakukan pemantauan.

Dan patroli rutin di wilayahnya perairan yang menjadi lintasan utama angkutan pelayaran kapal laut.

"Atensi kita tahun ini lebih memprioritaskan wilayah perairan karena aktivitas angkutan pelayaran lebih tinggi dari tahun sebelumnya karena banyak penumpang yang berali ke kapal laut ketimbang pesawat," ujarnya

Wilayah perairan yang menjadi titik fokus patroli tim Basarnas Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara itu di antaranya:

Meliputi wilayah perairan teluk Balikpapan.

Penyeberangan Kariangau.

Sang kapal legendaris milik TNI AL, KRI Dewaruci bersandar di dermaga Pelabuhan Semayang Balikpapan, Senin (25/3/2019) pagi. (Tribunkaltim.co/ Fachmi Rachman)
Dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Pelabuhan Tarakan dan Nunukan.

Serta beberapa tempat penyeberangan kapal klotok di wilayah Kalimantan Timur dan Kuningan Utara.

Puncak arus mudik dan arus balik pada moment libur lebaran tahun 2019 ini diprediksi mulai terjadi pada H-3 Lebaran dan H+8 Lebaran.

Namun demikian pihak Basarnas juga bekerja dengan unsur TNI polri untuk melakukan atensi beberapa wilayah lainnya selama arus mudik hingga arus balik.

"Kita memprediksi puncak arus mudik dan arus balik tahun ini terjadi pada H-3 sampai H+8," katanya. 

Ombudsman Kaltara Soroti Live Jacket Speedboat

Standar kenyamanan pemudik di tempat-tempat fasilitas publik seperti pelabuhan, terminal, dan bandara adalah satu aspek yang tidak bisa dikesampingkan.

Kenyamanan pemudik menurut Kepala Ombudsman Kalimantan Utara, Ibramsyah Amirudin, harus diwujudkan.

Salah satu kuncinya menurut Ibramsyah ialah maksimalnya tugas aparatur yang bertugas mengamankan jalannya arus mudik.

Contoh di Tarakan, sudah kami sampaikan bahwa yang datang harus merasa nyaman di pelabuhan.

Artinya tukang ojek bisa datang, angkutan umum juga, tetapi jangan sampai menganggu kenyamanan pemudik.

"Artinya, silakan beraktivitas tetapi taati aturan," kata Ibramsyah kepada Tribunkaltim.co, Selasa (28/5/2019) di Mapolda Kalimantan Utara.

Pergerakan penumpang di pelabuhan sebutnya memang belum setertib di bandara.

Untuk itu, petugas harus bekerja lebih ekstra untuk memberikan standar kenyamanan kepada pemudik.

Demikian halnya dengan standar keselamatan penumpang.

Menurut Ibramsyah, sudah seharusnya seluruh instansi terkait tidak hanya fokus pada momentum mudik lebaran saja.

Di hari-hari normal juga mesti dilakukan pengawasan dan pengawalan yang ketat untuk menjamin keselamatan penumpang.

Di luar lebaran pun memang harus tegas sesuai aturan dan kewenangan yang ada.

"Jadi sebetulnya pengawasan saat musim mudik jangan dijadikan hal baru," ujarnya.

Semua pihak juga mesti mengecek alat keselamatan transportasi.

Contoh kecilnya adalah live jacket atau pelampung.

Menurut Ibramsyah, pelampung yang disiapkan speedboat mesti sesuai spesifikasi perairan baik itu perairan sungai maupun laut.

"Kemarin juga kita koreksi live jacket yang sempat ditarik. Kami minta speknya apa. Kalau memang di sungai speknya apa? Kalau di laut apa? Jadi pengusaha jangan beli spek yang sekedar beli yang tidak standar. Hanya untuk memenuhi kewajiban persyaratan saja," ujarnya.

Ombudsman menilai kesiapan sarana dan prasarana mudik di Kalimantan Utara relatif selalu meningkat tiap tahun. 

Didukung dengan bertambahnya personel yang bertugas.

Meski demikian, Ombudsman kata Ibramsyah akan tetap terus memantau pelayanan-pelayanan di pelabuhan, terminal, maupun bandara.

"Sejauh ini kami belum menemukan adanya kendala. Mudah-mudahan lancar semuanya. Dan kami juga akan turun mengecek ke daerah," ujarnya. 

(Tribunkaltim.co/Muhammad Fachri Ramadhani)

Subscribe official YouTube Channel

Baca juga:

Hasil Kualifikasi EURO 2020, Prancis Takluk dari Timnas Turki, Paul Pogba Tak Berkutik

TERPOPULER Fotonya Rangkul Jan Ethes Jadi Sorotan, Kaesang Pangarep Disebut Punya Niat Tertentu

Sandiaga Uno: Putusan Mahkamah Konstitusi Soal Pilpres 2019 Terbaik tuk Indonesia, Terima Apapun Itu

TERPOPULER Harga Sama Rp 1 Jutaan, Ini Perbedaan Galaxy M10 dan Oppo A3s, Satunya Resolusi Kamera

Raffi Ahmad Beberkan Keberadaan Luna Maya, Yang Ketahuan Liburan Bersama Keluarga Faisal Nasimuddin