Kanal

Guru SD dan SMP di Balikpapan Hanya 1.600 Orang, Idealnya 5.000 Ribu, Namun Kewenangan Ada di Pusat

Ilustrasi aktifitas belajar mengajar di kelas - Foto / HO SDN 003 Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan Kalimantan Timur ternyata masih sangat kekurangan tenaga pengajar di segala bidang studi dan jenjang sekolah.

Mulai dari guru Sekolah Dasar hingga guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, jumlah guru yang ada di kota Balikpapan saat ini hanya sekitar 1600 orang.

400 orang di antaranya guru SMP dan 1.200 orang guru SD.

Dengan jumlah pengajar yang dimiliki Pemkot Balikpapan saat ini dinilai sangat tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sekolah-sekolah yang ada. 

Minimnya jumlah pengajar tersebut juga bukan bisa dijadikan alasan untuk menambah guru. Justru Pemkot Balikpapan mengalami kesulitan dalam mengeluarkan kebijakan untuk menambah guru.

Pasalnya kebijakan pengadaan tenaga pengajar dikendalikan langsung oleh pemerintah pusat.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, langkah yang ditempuh Disdikbud dalam mengatasi minimnya ketersediaan guru tersebut adalah memanfaatkan tenaga pengajar yang berstatus honorer.

"Kita tidak memiliki kewenangan untuk menambah guru, kita hanya bisa mengusulkan saja, karena kewenangan untuk menambah guru itu kewenangan pemerintah pusat," kata Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Muhaimin.

"Jadi upaya yang kita lakukan saat ini adalah memanfaatkan guru-guru honorer," lanjut Kepala Disdikbud Kota Balikpapan Muhaimin.

Halaman
12
Penulis: Zainul
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim

VIDEO Pernyataan Kontroversial Komisioner KPAI soal Kehamilan di Kolam Renang

Berita Populer