Senin, 13 April 2026

Diminta Untuk Bersabar, Pria di Samarinda Sekap Ibu Rumah Tangga Selama 2 Jam

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo, Bripka Teguh Setiawan menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkan laporan mengenai adanya pengancaman.

Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Budi Susilo
Tribunkaltim.co/Christoper D
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo, Bripka Teguh Setiawan memintai keterangan terhadap korban penyekapan, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang pria warga Jalan Jakarta, Loa Bakung, Kota Samarinda, Kalimantan Timur diamankan Kepolisian usai menyekap seorang ibu rumah tangga (IRT).

Kejadian tersebut terjadi pada Senin (19/8/2019) siang tadi, di Jalan Biawan, Gang 6, RT 14, disalah satu rumah bangsalan, Kota Samarinda.

Kejadian itu sempat membuat warga sekitar heboh. Tidak sedikit warga yang mendatangi lokasi guna menenangkan pelaku.

Pelaku penyekapan bernisial SK (40).

Pelaku menyekap seorang Ibu rumah tangga beranak tiga berinsial Rr (28) di rumah korban.

Antara korban dan pelaku telah saling kenal setahun belakang ini.

Namun demikian, belum diketahui secara pasti hubungan antara keduanya.

Kendati demikian, dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika pelaku mendatangi korban di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Jalan Urip Sumohardjo.

Saat itu, pelaku meminta korban untuk mengantarkannya pulang ke Jalan Jakarta.

Korban sendiri tidak menolak permintaan itu, namun meminta pelaku untuk bersabar, karena korban masih mengurusi anaknya yang sedang sakit.

Ternyata, pernyataan dari korban membuat pelaku emosi. Setelah berpisah di SD tersebut, ternyata pelaku nekat untuk menemui korban di rumahnya.

Pelaku lantas tersulut amarah dengan membekap korban dari belakang.

Aksi itu dilakukan pelaku di ruang tamu rumah korban, dengan kondisi pintu rumah terbuka.

Hal itulah yang membuat warga sekitar menyaksikan adegan tersebut.

"Di ruang tamu dia (korban) disekap. Pintunya terbuka, makanya banyak warga yang menyaksikan. Kami sudah mencoba melerai, membujuk agar menghentikan perbuatannya itu, tapi tidak direspon. Kami sempat lihat badik yang dibawa pelaku terjatuh," ucap salah satu warga, Isnaini (31), Senin (19/8/2019).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved