Pilpres 2019

Mengejutkan! Politikus PDIP Maruarar Sebut Menteri Jokowi Bisa dari Gerindra: Lihat Saja Nanti!

Penulis: Doan Pardede
Editor: Rita Noor Shobah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Isu seputar siapa yang bakal menjadi Menteri Jokowi beberapa kali disinggung dalam program acara Indonesia Lawyers Club ( ILC ) yang tayang di TV Ove, Selasa (20/8/2019) malam, salah satunya oleh politikus PDIP, Maurarar Sirait.

- PDI-P

- Partai Nasdem

- Partai Golkar

- PKB

- PPP

- Partai Hanura

- PKPI

- PSI

- Partai Perindo

- PBB

Menilik komposisi dukungan di parlemen itu, persentase tersebut di luar partai yang bukan pendukung Jokowi-Ma'ruf, seperti Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat, atau PKS.

Jokowi tegaskan tak bisa menolak

Presiden Joko Widodo menyebut kabinet baru akan diisi oleh 55 persen profesional dan 45 persen kader partai politik.

"Iya 55 persen profesional, 45 persen dari partai," kata Jokowi usai menghadiri HUT Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (14/8/2019).

Jokowi pun menegaskan semua pihak harus menerima komposisi tersebut.

Termasuk ketua umum dan elite parpol.

Meski mendapat jatah yang lebih sedikit dibanding kalangan profesional, namun elite parpol tak boleh menolak.

Sebab, penyusunan kabinet adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.

"Kamu tahu tidak kabinet itu apa? Kabinet itu hak prerogatif presiden. Menteri itu adalah hak prerogatif presiden," kata Jokowi saat ditanya wartawan apakah parpol bisa menerima komposisi yang telah ditetapkan.

Adapun untuk pengumuman nama-nama yang akan mengisi kabinet barunya, Jokowi mengaku akan melihat momentum yang tepat.

"Kita melihat momentumnya. Mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu. Kita lihat lah. Tapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti. Sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik. Tapi ini masih tetap kita hitung," kata dia.

(TribunKaltim.co/Doan Pardede)