Kanal

September 2019, Penurunan Harga di Balikpapan Didorong Komoditas Ayam Potong Cabai dan Sayuran

Tomat ini memiliki bentuk yang unik. Jika biasanya tomat hanya berbentuk bulat, kali ini sayuran itersebut wujudnya mirip bebek. - boredpanda

Sebelumnya, jika harga ayam potong di wilayah pulau jawa mengalami penurunan yang cukup drastis, di kota Balikpapan, Kalimantan Timur harga ayam potong justru mengalami kenaikan secara bertahap.

Sejumlah pedagang menyebutkan harga ayam potong di kota Balikpapan secara merata mengalami kenaikan sejak dua hari belakangan ini sebesar Rp 4000 - Rp 5000 per kg. Kamis (27/6/2019)

Andi Baco, salah satu pedagang ayam potong di pasar Klandasan Balikpapan kota mengatakan, harga ayam potong tersebut mengalami kenaikan secara bertahap karena pasokan jumlah ayam potong yang diterima para pedagang dari tengkolak juga dibatasi.

Biasanya 150 kilogram sekali pengambilan namun kini hanya diberi 80 kilogram saja.

"Di sini harga ayam malah naik gak kaya di Jawa, naiknya itu bervariasi ada yang Rp  4000 - Rp 5000 perkilo," kata Andi Baco.

Karena dari tengkolak juga sudah dibatasi, biasanya 150 kg sekali pengambilan tapi sekarang hanya dikasih 80 kg," lanjut Andi Baco.

Sebelumnya ayam potong di pasar Klandasan dijual seharga Rp 15.000 per kilogram, namun kini naik Rp 20.000 per kilogram.

Sedangkan harga per ekornya mencapai Rp 45.000 - 50.000.

Ayam potong yang dijual di pasar tradisional Balikpapan, Kalimantan Timur.   (Tribunkaltim.co, Zainul)

Sementara itu, di pasar Pandansari Balikpapan barat, harga ayam potong juga sama seperti harga di pasar Klandasan yang rata - rata Rp 45.000 - 50.000 per ekor.

Namun demikian kenaikan harga ayam potong tersebut menurut para pedagang tidak berdampak pada tingkat pembeli.

"Pembelinya masih normal saja, sama seperti biasanya tidak naik dan tidak turun," kata Jumiah, pedagang ayam di pasar Pandansari. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim

Viral Video Gadis Mendadak Jatuh lalu Meninggal di Toserba Disebut karena Virus Corona, Ini Faktanya

Berita Populer