Jumat, 5 Juni 2026

Janji Jokowi Periode ke-2 Kabar Buruk PNS? Ini Tunjangan & Jabatan Dipangkas, 430ribu PNS Terdampak

Presiden Joko Widodo berjanji akan memangkas golongan eselon pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di periode kedua pemerintahannya.

Tayang:
Editor: Doan Pardede
UPstation.id
Gaji PNS 

TRIBUNKALTIM.CO -  Presiden Joko Widodo berjanji akan memangkas golongan eselon pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di periode kedua pemerintahannya.

Dari selama ini ada empat eselon, menjadi tinggal dua eselon saja di periode kedua kepresidenannya.

Hal itu dilakukan presiden dalam rangka menyederhanakan birokrasi.

 Kabar Buruk, Hasto Kristyanto Persilakan Surya Paloh Out dari Jokowi, Demi Akomodir Prabowo Subianto

 Prabowo Menteri Pertahanan, Profil Susi Pudjiastuti Cocok Isi Kabinet Jokowi Periode 2, Menteri Ini

 Inikah Daftar Menteri Jokowi 2019 - 2024?Ada 2 Kelahiran Sumut di Kabinet Kerja Jilid 2, Bukan Luhut

 Panglima TNI Bukan Hadi Tjahjanto, Inikah Kapolri? Beredar Susunan Kabinet Jilid 2 untuk 2019-2024

"Eselonisasi harus disederhanakan. Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," ujar Jokowi dalam pidatonya usai dilantik, Minggu (20/10).

Penyederhanaan birokrasi memang menjadi fokus kerja Jokowi bersama Ma'ruf Amin.

Birokrasi yang sederhana akan menciptakan investasi.

Jokowi menuturkan, investasi untuk lapangan kerja harus diprioritaskan.

Pada pidatonya Jokowi juga menekankan agar menteri, pejabat, dan birokrat bisa serius bekerja untuk mencapai target.

"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," terang Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa tugas pemerintah untuk membuat masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.

Pasalnya hal itu masih belum bisa berjalan optimal.

Ia bilang seringkali pejabat melaporkan bahwa program sudah dijalankan.

Presiden petahana itu bilang program yang dinyatakan telah dikerjakan belum tentu sesuai dengan hasil di lapangan.

"Setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat," jelas Jokowi.

Ia menganalogikan kerja pemerintah seperti pada pesan whatsapp.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved