Kanal

Kerap Menemukan Komoditas Ilegal, Pengelola Pasar Induk Berau Tingkatkan Pengawasan, Ini Caranya

Kerap ditemukan komuditas ilegal, Pengelola Pasar Sanggam Adji Dilayas meningkatkan pengawasan terhadap jenis dagangan di pasar induk ini. - Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kerap Menemukan Komoditas Ilegal, Pengelola Pasar Induk Berau Tingkatkan Pengawasan, Ini Caranya

Sempat beberapa kali kecolongan, Pengelola Pasar

Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau, mulai meningkatkan pengawasan terhadap para pedagang.

Pasalnya, di pasar induk yang dikelola langsung oleh Pemkab Berau melalui Dinas Perindustrian

Perdagangan dan Koperasi ( Disperindagkop ) ini, beberapa oknum pedagang pernah kedapatan menjual telur penyu.

Ada pula yang menjual aksesoris dari sisik penyu.

Ada juga pedagang yang menjual kima atau kerang raksasa yang keduanya dilindungi oleh undang-undang.

Bahkan baru-baru ini, seorang pengunjung pasar menemukan oknum pedagang yang menjual ikan hiu.

Salah satu biota laut yang kini dilindung oleh Peraturan Daerah ( Perda ) Kabupaten Berau.

Kepala Unit Penyelenggara Teknis Dinas (UPTD) PSAD, Salehuddin mengatakan,

selain pihaknya yang meningkatkan pengawasan, dirinya juga meminta agar Dinas Perikanan

juga sesering mungkin melakukan sosialisasi kepada pedagang.

“Saya saja tidak tahu kalau ikan hiu itu dilindungi, apalagi pedagang yang hanya berjualan ikan,” kata Salehudin.

Alasan Salehudin mendasar, pasalnya, Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2019 tentang perlindungan

ikan hiu, pari manta dan jenis ikan tertentu dan terumbu karang itu, baru disahkan bulan Juli 2019 lalu.

Selain sosialisasi, pengelola Pasar Sanggam Adji Dilayas juga meminta agar Dinas Perikanan membuat

sepanduk yang berisi informasi tentang biota laut apa saja yang tidak boleh diperdagangkan,

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim

Viral Video Wanita Lempar Uang ke Pedagang Buah karena Takut Corona: Gue Udah Minta Maaf

Berita Populer