Kanal

Heboh Kisah Bocah 14 Tahun Menikahi Gadis 20 Tahun, Terungkap Penyebab Kisah Pernikahan Anak

Ini pernikahan bocah yang menghebohkan di Facebook dan Instagram

Adapun Arling berasal dari Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman.

Akad nikah dan resepsi pernikahan berlangsung di rumah Andini di Lampa.

Acara pernikahan keduanya menggunakan adat Mandar.

Kedua mempelai adalah siswa kelas X dan satu sekolah pada SMA.

Seorang narasumber TribunSulawesi Barat.com mengungkapkan keduanya memang saling jatuh cinta.

Andini juga selalu kedapatan pulang subuh ke rumahnya.

"Dinikahkan karena selalu pulang subuh sama pacarnya.

Pernikahan ini untuk mencegah kemudaratan," ujar narasumber tersebut.

Sulawesi Barat merupakan provinsi yang menempati urutan pertama kasus pernikahan dini di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Barat, Andi Ritamariani, saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Rabu (18/10/2017).

Ia mengungkapkan, hal tersebut menjadi menjadi problem atau masalah krusial di provinsi ini.

Andi Ritamariani menguraikan, hasil data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, Sulawesi Barat menunjukan rata-rata usia kawin pertama berada pada usia 19,3 tahun dan hasil data SDKI 2012 menunjukan angka 19,1 tahun.

"Data ini menggambarkan adanya penurunan rata-rata usia kawin pertama pada perempuan di Sulawesi Barat yang seharusnya angka ini harus dinaikkan," katanya.

Ia mengungkapkan berdasarkan sumber data tersebut, rendahnya usia kawin pertama perempuan berakibat pada tingginya angka kelahiran usia di bawah 20 tahun. (*)



Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer