Kanal

Penumpang Mengamuk, Ruang Sriwijaya Air di Bandara Dirusak, Buntut Cerai dari Garuda Indonesia

Ini pramugari maskapai Sriwijaya Air - Kolase Tribun Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO - Penumpang mengamuk, ruang Sriwijaya Air di Bandara dirusak, buntut cerai dari Garuda Indonesia.

Maskapai Sriwijaya Air kembali memutuskan hubungan dengan Garuda Indonesia.

Hubungan yang tak harmonis antara Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia ini berdampak kepada pelayanan terhadap penumpang di beberapa Bandara di Indonesia.

Kabar AHY Terkini, Putra SBY Sekarang Brewokan, Suami Annisa Pohan Unggah Video Saat Jadi TNI

• Sikap Terbalik Anies Baswedan dengan Fahira Idris DPD RI, Soal Meme Joker yang Disebar Ade Armando

• Trik Bu Guru Perdaya Siswinya Berhubungan Intim Bertiga Pacar, Mulanya Disuruh Nonton Adegan Ranjang

• Ini Cara Nabi Muhammad SAW Syukuri Kelahirannya, Bidah? Simak Paparan Maulid dari Quraish Shihab.

Co General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Djon Herry, mengatakan aktivitas di Bandara berjalan normal, meski ada oknum penumpang sempat mengamuk, Jumat (8/11/2019) siang.

Oknum penumpang maskapai Sriwijaya Air tujuan Ternate mengamuk, gegara kesal penerbangannya lambat.

Ia pun mengamuk dan merusak ruang customer service milik maskapai Sriwijaya Air.

Meski sempat terjadi insiden, Djon Herry memastikan hal tersebut tidak mengganggu operasional Bandara.

Penumpang tersebut telah diamankan oleh petugas dan saat ini kondisi Bandara Sultan Hasanuddin berjalan normal dan kondusif.

“Kami menghimbau para pengguna jasa, khususnya yang terdampak permasalahan operasional penerbangan Sriwijaya Air tetap tenang, dan menjaga situasi di Bandara agar tetap kondusif," kata Djon Herry dalam keterangan tertulisnya ke tribun-maros.com.

"Agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar, bagi diri sendiri maupun pengguna jasa yang lain, karena kondisi ini di luar keinginan seluruh pihak," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Timur

Begal Bokong Wanita di Kampung Melayu Terekam CCTV, Mahasiwi Jadi Korban

Berita Populer