Kanal

Kabar Buruk Buat Ahok BTP, Kejadian Awal 2019 Ini Bisa Ganjal Masuk BUMN Penuhi Tawaran Erick Thohir

Ahok dan rombongan disambut dengan tarian giring-giring di jalan Gajah Mada tepatnya di depan kantor sekertariat DPC PDI Perjuangan atau PDIP - POS-KUPANG.COM/Dion Kota

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar buruk buat Ahok BTP, kejadian awal 2019 ini bisa ganjal masuk BUMN penuhi tawaran Erick Thohir.

Pengamat ungkap pengganjal Ahok BTP jadi bos BUMN penuhi tawaran Erick Thohir, bukan status napi.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menegaskan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, bila tetap diangkat sebagai bos BUMN.

• Konyol, Pria Ini Pesan PSK Via Online ke Hotel, Ternyata Pacarnya Sendiri, Sempat Transfer Rp799ribu

• Kata Gubernur Orang Miskin Dilarang Wisata ke NTT, Silakan ke Jakarta Bali Manado, Jokowi Sudah Tahu

• Dapati Istri Selingkuh, Berawal Chat WhatsApp ada Kata Komandan, Ternyata dengan Oknum Polisi

Pasalnya, saat ini Ahok masih berstatus sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Menurut dia, Ahok perlu keluar dari PDI-P terlebih dahulu sebelum diangkat sebagai petinggi BUMN.

"Kalau dia masih anggota parpol, aktif atau tidak aktif, dia tidak boleh. Harus keluar dulu," kata Agus kepada Kompas.com, Kamis (14/11/2019).

Menurut dia, pemerintah melakukan langkah mundur bila tetap menjadikan Ahok sebagai petinggi BUMN.

Kecuali, Ahok sudah keluar terlebih dahulu dari partai politik.

"Sekarang kita mau balik ke zaman sebelum reformasi apa enggak? Sama saja seperti tentara. Undang-undang tidak bisa ditawar," tegasnya.

Untuk diketahui, di dalam UU tersebut disebutkan dua bentuk BUMN yaitu perum dan persero.

Syarat pengangkatan direksi dan komisaris perum dan persero diatur dalam Pasal 16, Pasal 28, dan Pasal 45.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews

Begal Bokong Wanita di Kampung Melayu Terekam CCTV, Mahasiwi Jadi Korban

Berita Populer