Pendukung Jokowi Sorot Arie Gumilar, Tolak Ahok BTP ke BUMN Pertamina, Dikaitkan Poppy dan Cilacap

Ahok BTP calon bos BUMN dan Arie Gumilar Ketua Serikat Pekerja Pertamina
TRIBUNKALTIM.CO -

Nama Arie Gumilar Ketua Serikat Pekerja Pertamina mendadak menjadi viral di Twitter setelah aksinya menolak eks Gubernur DKI Jakarta jadi Bos BUMN Pertamina.

Selain dikaitkan dengan aksi 212, salah seorang pendukung Jokowi, yakni Permadi Arya, mengaitkan nama Arie Gumilar dengan karaoke, Cilacap, dan Poppy, entah apa maksudnya.

Dilansir dari Tribun Timur, Kabar Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok BTP akan menempati posisi di BUMN, ternyata mendapat reaksi penolakan.

Salah satunya datang dari Arie Gumilar.

Tak hanya menyatakan menolak Ahok menjadi Dirut Pertamina, secara terbuka, Arie Gumilar juga membuat tulisan-tulisan penolakan.

Nyaris Tak Ada yang Bela Sukmawati, Putri Proklamator Soekarno, Tante Puan Maharani, Ini Respon PBNU

Kabar Buruk Menimpa Putri Presiden Soekarno, Saudara Megawati, Bisa Bernasib Seperti Ahok BTP

Kabar Buruk Bagi Polisi Hobi Koleksi Barang Mewah di Era Kapolri Idham Aziz dan Jokowi - Maruf Amin

Gegara Lem Aibon 10 Kg Diungkap William Aditya PSI, M Qadari Sebut Anies Baswedan Hanya Retorika

Arie Gumilar menentang hal itu, bahkan membuat spanduk-spanduk penolakan Ahok.

Bahkan namanya juga menjadi trending di google.

Lantas siapakan Arie

Profil

Arie Gumilar merupakan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu atau FSPPB.

Tidak diketahui tempat maupun tanggal lahir Arie Gumilar secara pasti.

Tetapi ia telah menikah bersama seorang wanita dan dikaruniai beberapa orang anak.

Penikahannya tersebut telah berlangsung lebih dari 20 tahun lalu.

Arie Gumilar diketahui merupakan salah satu orang yang ikut dalam aksi 212.

Namanya kembali muncul setelah adanya kabar Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok akan menempati posisi di BUMN.

Arie Gumilar dan Basuki Tjahaja Purnama Ahok (kolase)
Arie Gumilar menentang hal itu, bahkan membuat spanduk-spanduk penolakan Ahok.

Tolak Ahok di BUMN

Arie Gumilar mengungkapkan, aksi penolakannya dilatarbelakangi karena Ahok memiliki cacat persyaratan materiil.

Bahkan ia mengunggah spanduk penolakan Ahok dalam Pertamina di akun Instagram-nya.

Selain itu, Arie Gumilar menilai Ahok merupakan sosok yang kerap membuat keributan.

Ia mengatakan bahwa Pertamina merupakan perusahaan strategis dalam suplay Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menurutnya, jika ada Ahok dalam jajaran petinggi Pertamina, maka bisa saja Ahok membuat keributan atau gaduh di dalamnya sehingga mengganggu pelayanan Pertamina ke masyarakat.

Alumni 212

Dalam akun Instagram @ariegoem, Arie Gumilar mengunggah sebuah foto saat ia menghadiri Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat.

Foto tersebut diunggah pada 2 Desember 2018.

Dalam foto tersebut tampak Arie berfoto dengan latar Monas yang dipenuhi oleh orang saat Reuni 212.

Ia tampak mengenakan kopiah berwarna putih dan surban di bahunya.

"Aksi Bela Islam, tegakkan panji Tauhid, reuni 212," tulis @ariegoem seperti dikutip Tribunnewswiki.com.

Rekam jejak digital tersebut sontak menjadi sorotan warganet.

Banyak warganet yang menduga alasan Arie Gumilar dan serikat pekerja menolak Ahok lantaran ia merupakan alumni 212 yang berusaha menggulingkan Ahok.

Profil: Arie Gumilar

Riwayat Karir: Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)

Berita Terkini: Tolak Ahok masuk jajaran petinggi Pertamina

Disebut ikut dalam aksi 212 pada 2018

Instagram: @ariegoem

Berikut postingan Permadi Arya, pendukung Jokowi - Ahok

Ahok Didukung Sandiaga Uno

Sementara itu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno ikut menanggapi isu Ahok akan menjadi bos di BUMN.

Menurut Sandiaga Uno, Ahok dipilih jadi bos salah satu perusahaan BUMN karena latar belakang pendidikan.

Dikutip dari Kompas.com, Sandiaga Uno menambahkan, Erick Thohir sudah berpikir matang saat menunjuk Ahok karena sarjana pertambangan.

"Mungkin Pak Ahok memiliki kekuatan di bidang pertambangan karena beliau sarjana pertambangan,

yang dicari tentu kecocokannya kepada right man at the right place," ucap Sandiaga Uno melansir Kompas.com.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak cepat berspekulasi atas pemilihan Ahok dan menunggu penjelasan Erick Thohir ke publik terkait keputusannya tersebut.

"Dan setelah terpilih, kita sudah wajib (mendukung) karena BUMN milik rakyat, milik bangsa dan negara.

Jadi patut didukung untuk memberikan kemaslahatan sesuai dengan Pasal 33 UUD 45," ucap Sandiaga Uno.

Respon Ahok

Kepastian BUMN mana yang akan dipimpin Ahok kian mengerucut.

Kabar yang beredar, Ahok diminta Menteri BUMN, Erick Thohir untuk membantu sektor yang melibatkan hajat orang banyak, kemungkinan besar Pertamina.

Hal tersebut pun juga dibenarkan oleh Ahok.

Dikutip dari video pemberitaan Kompas TV yang diunggah di YouTube, Ahok mengungkapkan ada tiga BUMN yang sekiranya diproyeksikan akan dimasukinya.

Ketiga BUMN tersebut adalah Pertamina, PLN, dan Krakatau Steel.

"Kemarin dia (Erick Thohir) ngomong yang paling besar dan yang paling rumit untuk kepentingan orang banyak adalah Pertamina dan PLN, ada Krakatau Steel juga."

"Tapi saya nggak tau, nanti tanya Pak Erick Thohir aja ya.

Belum pasti juga kan, masih dipelajari," ucap Ahok seusai menghadiri acara di sekolah Ipeka Puri Indah, Jakarta Barat, Jumat (15/11/19).

(*)

Berita Populer