Ketua DPR RI Puan Maharani, Ponakan Sukmawati Curhat Susahnya Jadi Menteri Jokowi, Cuti Pun Tak Enak

Ketua DPR RI Puan Maharani anak Megawati dan Presiden Jokowi

"Risma dan Ganjar punya potensi sebagai penganti Jokowi karena kedua tokoh tersebut yang punya panggung sebagai wali kota dan gubernur," kata Pangi.

Namun, yang lebih penting, kata dia, harus ada restu terlebih dahulu dari Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI-P untuk tiket calon Presiden 2024.

Sebab, tidak mudah untuk mendapatkan tiket tersebut dari Megawati apabila Puan Maharani dan Prananda Prabowo yang merupakan putra-putrinya disiapkan menjadi capres atau cawapres lima tahun mendatang. 

Sejumlah Nama Muncul

Meski Anak Megawati, 2 kepala daerah Ini bisa jadi ganjal langkah Puan Maharani dapat restu PDIP capres 2024

Pemilihan Calon Presiden ( capres ) tahun 2024 memang masih lama, namun isu siapa saja nama yang akan ikut bertarung sudah ramai dibahas.

Untuk capres 2024, diprediksi akan datang dari berbagai latar belakang mulai dari kepala daerah hingga militer.

Pengamat Politik Poltracking, Hanta Yudha menerangkan kepala daerah khususnya gubernur di Pulau Jawa yang menurutnya harus menjadi perhatian.

Hal tersebut berkaca dari jejak perjalanan Jokowi yang memulai langkahnya sebagai walikota hingga menjadi presiden RI.

"Kalau track itu tidak patah terhenti pada Joko Widodo yang tadi pernah jadi Walikota menjadi Gubernur kemudian menjadi Presiden," ujar Hanta dalam diskusi 'Golkar Mempersiapkan Transformasi Kader' di Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Kedua, capres 2024 muncul dari partai politik.

Menurut Hanta, partai-partai besar seperti Golkar, PDIP Perjuangan, NasDem, dan Gerindra tentu akan memiliki figur-figur partai yang masih mungkin untuk dimunculkan saat kontestasi Pemilu 2024.

"PDIP misalnya, pasti muncul figur dari partai itu yang akan mendapat posisi strategis di 2024," katanya.

Ketiga, datang dari pemerintahan atau parlemen.

Menurutnya ada kemungkinan akan muncul nama sejumlah jajaran menteri jelang 2024.

"Prediksi saya dari kelompok dari para menteri mungkin untuk muncul," ujar Hanta.

Keempat, akan lahir dari kalangan militer aktif.

Namun Hanta meyakini dari kalangan ini potensinya akan sangat kecil lantaran hanya memanfaatkan momentum.

"Terakhir sebagai opsi, ada kemungkinan muncul dari militer aktif yang kemudian dia punya momentum di 2024," ujarnya.

"Kita tidak menyebutkan nama dan jabatan tapi ada kemungkinan akan muncul nama-nama dari tentara atau polisi," kata Hanta. (*)

Berita Populer