SEA Games 2019

Sejarah SEA Games 2019 Tim Polo Air Putra Indonesia Pertama Kali Kalahkan Singapura Juara dari 1965

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Timnas polo air putra Indonesia. Sejarah SEA Games 2019 Tim Polo Air Putra Indonesia Pertama Kali Kalahkan Singapura Juara dari 1965

Berdasarkan dari data Straits Times, Singapura adalah pemegang medali emas sejak penyelenggaraan SEA Games 1965.

Tim Polo Air telah mendapatkan titel ke-27 di Kuala Lumpur, dua tahun lalu meski sempat ditahan imbang Indonesia dengan skor 4-4.

Dengan kemenangan Indonesia ini maka peluang Singapura untuk kembali mendapatkan medali emas ke-28 di SEA Games 2019 agak sulit.

Tim Polo Air Putra Indonesia kini menjadi pemuncak grup dengan nilai 5 poin (dengan dua kali menang dan satu kali kalah).

Di laga pertama, 26 November 2019 tim Polo Air Putra Indonesia ditahan imbang tuan rumah Fililihan dengan skor 6-6, 

Selanjutnya, di laga kedua 27 November 2019 Indonesia mengalahkan Thailand dengan skor 17-12.

Dan di pertandingan ketiga, 28 November 2019 kemarin Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 7-5. 

Tim Polo Air Putra Indonesia dengan kapten, Putra Rezza akan bertanding hari ini, Jumat (29/11/2019) melawan Malaysia.

Sementara Singapura berada di posisi kedua dengan nilai 2 poin (satu kali menang dan satu kali kalah).

Dan jika Indonesia dapat mengalahkan Malaysia hari ini, Jumat (29/11/2019) maka peluang medali emas Singapura benar-benar tertutup.

Singapura masih menyisakan dua pertandingan lagi melawan Thailand dan Filipina. 

Gadis 19 Tahun Tewas Overdosis Setelah Bercinta, si Pria Bawa Keliling lalu Buang di Samping Stadion

Dalam pertandingan terakhir, melawan Malaysia, Singapore berhasil menang 17-5.

Jika Indonesia menang dalam pertandingan hari ini, Jumat (29/11/2019) melawan Malaysia maka Indonesia akan menjadi pemuncak klasemen dengan 7 poin.

Apapun hasil dua pertandingan terakhir Singapura melawan Filipina hari ini dan Thailand hari Minggu nanti, tidak berpengaruh pada posisi Indonesia.

Cabor Polo Air SEA Games 2019 hanya diikuti lima negara, yakni Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina.

Sistem pertandingan digelar dengan round robbin dan tidak ada pertandingan untuk memperebutkan medali emas.

Publik Tanah Air tentu berharap, Indonesia dapat mengalahkan Malaysia hari ini sehingga dapat menumbangkan dominasi Singapura.

Selama ini, tim Polo Air Putra Singapura sangat dominan di Asia Tenggara.

Kekalahan tim Polo Air Putra Singapura dari Indonesia menjadi catatan bagi Asosiasi Renang Singapura.

Seperti dikutip dari Straits Times, Wakil Presiden Asosiasi Renang Singapura, Dominic Soh mengatakan, "Ini mengingatkan kita sangat sulit berada di atas.

Kami perlu mereview lagi dan melihat apa yang harus kami lakukan.

Kemenangan Indonesia atas Singapura di cabang Polo Air Putra benar-benar menjadi tamparan bagi negeri Singa ini.

Koh Jian Ying, kapten Polo Air Putra Singapura mengatakan, "Rasa kecewa ini benar-benar lebih besar ketimbang tidak mendapatkan medali emas ke-28."

Koh Jian Ying yang telah menjadi anggota timnas Polo Air kelima kalinya mengatakan, "Pemain-pemain Indonesia bermain sangat bagus. 

Tapi, ini adalah pertandingan, apapun dapat terjadi," kata Koh Jian Ying.

(*)