Kanal

Sebelum 2024 Istana Negara dan Infrastruktur Ibu Kota Negara Harus Dibangun, Tambahan 400 Ribu Ha

Komisi V DPR RI saat melakukan kunjungan kerja di Kaltim - TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah

Rencana konsep pembangunan IKN, yakni bernuansa green , modern, metropolis dan sustainable dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan di sekitarnya.

Disamping itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengusulkan 400 ribu hektar penambahan lahan, dimana awalnya lahannya hanya 180 ribu hektar.

"Lahan itu untuk mengamankan tambahan kawasaan penghijauan, untuk penataan dan revitalisasinya.

Supaya tidak ada aktivitas spikulan tanah, agar kawasan ibu kota benar-benar terpelihara," kata Isran Noor.

Lahan itu, lanjut Isran Noor akan dibangunkan hutan kembali. Saat ini, lahan itu dalam proses asistensi untuk Pergubnya kepada Kementerian Dalam Negeri.

"Kawasannya itu untuk penghijauan kembali, lahan itu milik negara, ada juga milik masyarakat. Tapi tidak harus mengusir mereka, namun harus ditata kembali. Ada 400 ribu hektar," katanya.

Lokasinya berada di kawasan Kabupaten PPU dan kawasan Kabupaten Kukar. Gubenur Kaltim mengusulkan 400 ribu hektar.

"Nantinya sisanya kawasan hutan lindung Bukit Soeharto, dan penataan khusus non komersial. Hutan lindung tidak akan dirusak," katanya. 

DPR RI Tinjau Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

Sementara itu, kedatangan Komisi V DPR RI di Kalimantan Timur dalam rangka kunjungan kerja spesifik, juga membahas persoalan kesiapan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Halaman
1234
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim

Video Detik-detik Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung RI Arminsyah, Mobil Hangus Terbakar

Berita Populer