Kanal

4 Laga Berat Menunggu Persib di Akhir Musim, Skenario Peringkat Akhir Maung Bandung, Wajib Waspada

4 Laga Berat Menunggu Persib di Akhir Musim, Skenario Peringkat Akhir Maung Bandung, Wajib Waspada

Tanpa pulang ke Kota Kembang, selanjutnya Persib Bandung harus melanjutkan perjalanan ke kadang Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, (11/12/2019).

Setelah itu Persib Bandung baru bisa melakukan dua laga kandang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Tepatnya Persib Bandung menjamu Badak Lampung FC dan selanjutnya PSM Makassar.

Jika Persib Bandung ingin memenuhi target akhiri musim dengan finis di lima besar, tim besutan Robert Alberts harus menyabet semua laga dengan kemenangan.

Terutama pada laga melawan tim yang saat ini berada di atas Persib Bandung, yakni PSS Sleman, Borneo FC dan PSM Makassar.

Kemenangan dari tiga tim yang menghuni papan atas tersebut, tentu membuat Persib Bandung bisa naik sekaligus menggeser mereka.

Jika Persib Bandung bisa memanfaatkan sisa laga dengan kemenangan, maka poin yang ditorehkan menjadi 53.

Target Persib Bandung akan tambah mudah, jika tim lain yang kini duduk papan atas, juga mengalami hasil minor.

Contoh skenario berdasarkan klasemen sementara Liga 1 2019 pekan 30:

Tanpa Jonatan Christie, Anthony Ginting, Ini yang Diandalkan di Perorangan Badminton SEA Games 2019

Tahun Lalu Gerebek Angel Lelga, Vicky Prasetyo Kini Terancam 4 Tahun Penjara, Polisi Ada Bukti Baru

Berikut 4 pertandingan sisa Persib Bandung:

(7/12/2019): PSS Sleman vs Persib Bandung

(11/12/2019): Borneo FC vs Persib Bandung

(16/12/2019): Persib Bandung vs Badak Lampung

(22/12/2019): Persib Bandung vs PSM Makassar

Robert Alberts kebingungan

Robert Alberts mengaku kebingungan karena penampilan timnya saat menghadapi Persela Lamongan.

Akibat kekalahan dari Persela Lamongan dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019), ucap Robert Alberts, Persib Bandung pun harus kehilangan kesempatan menembus lima besar Liga 1 2019.

"Sangat mengecewakan, antiklimaks. Dalam posisi kami sebenarnya bisa menembus peringkat empat tetapi kami malah turun ke peringkat 10 atau 11 dan ada jarak yang cukup jauh," ujar Robert Alberts dalam sesi konferensi pers.

Menurut pelatih asal Belanda itu, Febri Hariyadi dkk pada laga malam ini bermain tidak seperti biasanya.

Ia menilai Persib Bandung sulit untuk menguasai bola, tidak agresif, dan tidak mampu untuk menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Akibat kekalahan dari Persela Lamongan dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019), ucap Robert Alberts, Persib Bandung pun harus kehilangan kesempatan menembus lima besar Liga 1 2019.

"Sangat mengecewakan, antiklimaks. Dalam posisi kami sebenarnya bisa menembus peringkat empat tetapi kami malah turun ke peringkat 10 atau 11 dan ada jarak yang cukup jauh," ujar Robert Alberts dalam sesi konferensi pers.

Menurut pelatih asal Belanda itu, Febri Hariyadi dkk pada laga malam ini bermain tidak seperti biasanya.

Ia menilai Persib Bandung sulit untuk menguasai bola, tidak agresif, dan tidak mampu untuk menembus pertahanan Laskar Joko Tingkir.

Menurut Robert Alberts, gol yang diciptakan Persela Lamongan ke gawang Persib Bandung pun terlalu mudah.

• Update Perolehan Medali SEA Games 2019, Indonesia Terlempar dari 3 Besar

Robert Rene Alberts Sampai Bingung Persib Bandung 2 Kali Beruntun Cetak Gol Bunuh Diri

• Eks Anak Didik Beri Kekalahan Perdana Jose Mourinho di Tottenham

• Jelang Timnas U23 Indonesa vs Laos, Kabar Gembira Hampiri Skuad Asuhan Indra Sjafri

Dua gol ke gawang Persib Bandung pada laga malam kemarin membuktikan koordinasi di lini belakang tak berjalan baik.

Gol pertama yang dicetak Rafael Oliviera lahir karena tak ada penjagaan ketat dari pemain Persib Bandung dalam situasi bola mati.

Begitu pula dengan gol kedua yang lahir karena lemahnya koordinasi dari Kiper Persib, I Made Wirawan dan Jupe.

 

Bola silang yang dilakukan Persela Lamongan gagal digapai oleh I Made Wirawan sehingga Jupe sedikit terkejut dengan melakukan sundulan ke gawang sendiri.

"Gol mereka juga terlalu mudah, baru berjalan 12 menit, dengan bebas menyundul bola dan gol kedua kembali dari gol bunuh diri. Kami tidak bisa membantu tim kami sendiri," katanya.

Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Samir Paturusi
Sumber: TribunWow.com

Video Detik-detik Kades di Sulsel Dikeroyok dan Dihajar Warga, Polisi: Karena Dilarang Salat

Berita Populer