Kanal

Jelang Lawan Persib PSM Dinaungi Kabar buruk, Anak Asuh Robert Rene Alberts Dapat Keuntungan

Jelang Lawan Persib PSM dinaungi kabar buruk, Anak asuh Robert Rene Alberts dapat keuntungan .

TRIBUNKALTIM.CO - Jelang Lawan Persib PSM dinaungi kabar buruk, Anak asuh Robert Rene Alberts dapat keuntungan .

Tim PSM mendapat kabar buruk di akhir-akhir musim kompetisi Liga 1 2019 .

Jelang menghadapi PSS Sleman dan Persib Bandung 22 Desember mendatang pelatih mereka Darije Kalezic menyatakan pengunduran diri .

• Terkuak Penyebab Pelatih Vietnam Tolak Medali Emas SEA Games, Anak Asuhnya Bikin Cedera Evan Dimas

• Persib Butuh 2 Pemain Ini jika Ingin Bersaing Juara Musim Depan Bagaimana Nasib Robert Rene Alberts?

• Pelatih baru Timnas Indonesia Segera Diumumkan 2 Nama Ini Mencuat

• Pelatih Kiper Borneo FC Pamit, Merapat ke Persib dengan Nadeo Argawinata?

• Park Hang-seo Tolak Terima Medali Emas Pelatih Veteran Vietnam Rasakan Keanehan saat Lawan Indonesia

Jelang laga melawan PSS Sleman, tim tuan rumah PSM Makassar mendapatkan kabar kurang menyenangkan.

Pertandingan PSM Makassar vs PSS Sleman merupakan laga lanjutan pekan ke-33 Liga 1 2019.

Duel penuh gengsi PSM Makassar vs PSS Sleman akan digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, pada Minggu (15/12/2019).

Dikutip TribunWow.com dari liga-indonesia.id, kabar buruk hampiri PSM Makassar sebelum menjamu PSS Sleman.

Kabar buruk tersebut hadir dari pelatih PSM Makassar Darije Kalezic yang memberikan pernyataan tak terduga.

Pernyataan tersebut diucapkan sendiri oleh Darije Kalezic saat konferensi pers sebelum pertandingan PSM Makassar vs PSS Sleman.

Darije Kalezic menjelaskan bahwa pertandingan kandang melawan PSS Sleman merupakan laga terakhir dirinya menjabat jadi juru racik PSM Makassar.

"Saya ingin memberi tahu kalian bawah besok adalah pertandingan kandang terakhir saya di PSM Makassar sebagai pelatih," kata Darije Kalezic, Sabtu (14/12/2019).

"Saya memiliki pengalaman untuk menghabiskan waktu di sini," tandasnya.

Mundurnya Darije Kalezic menjadi pelatih PSM Makassar tentu tak terduga.

Mengingat Darije Kalezic baru menjadi juru taktik pada awal Januari 2019 lalu.

Tak hanya itu saja Darije Kalezic juga mampu membawa PSM Makassar mempersembahkan trofi juara Piala Presiden musim 2018/2019.

Meskipun demikian hal tersebut bukan menjadi jaminan Darije Kalezic untuk tetap bertahan di PSM Makassar.

Memang Darije Kalezic hanya melanjutkan perjuangan pelatih sebelumnya, yakni Robert Alberts.

Bahkan Darije Kalezic juga tidak sempat melakukan pemilihan pemain PSM Makassar pada bursa transfer awal musim Liga 1 2019.

Hal tersebut membuat Darije Kalezic mengakui bahwa dirinya kesulitan mengembangkan permain PSM Makassar.

Oleh karena itu PSM Makassar juga kesulitan untuk keluar dari papan tengah kelasemen sementara Liga 1 2019.

"Saya ingin mengembangkan tim ini untuk waktu jangka panjang. Ini adalah proses jangka panjang," tutur Darije Kalezic.

"Namun faktanya, saya datang ke sini tidak terlibat sama sekali dalam pemilihan pemain untuk (Liga 1) musim 2019 ini," imbuhnya.

Selain itu Darije Kalezic juga menjelaskan, bahwa dirinya sudah melakukan evaluasi para pemain PSM Makassar untuk musim depan.

Pelatih asal Swiss tersebut juga mengakui dirinya akan melakukan perombakan tim PSM Makassar.

Perombakan dilakukan Darije Kalezic demi kemajuan tim PSM Makassar demi menatap Liga 1 musim depan.

Darije Kalezic saat Prescon di Filipina, Selasa (16/4/2019) jelang hadapi Kaya FC, di Panaad Stadium, Rabu (17/4/2019) (Official PSM)

• Pilih Timnas Indonesia atau Gantikan Roberto Donadoni di Liga Super Cina, Ini Jawaban Shin Tae-yong

• Jika Tak Lagi Timnas U23 Indonesia, Indra Sjafri Minta Penerusnya Pertahankan 10 Pemain Ini

"Setelah 11 bulan di PSM, saya tahu pemain mana yang bisa membantu tim ini untuk naik ke tahapan selanjutnya," ucap Darije Kalezic.

"Saya juga tahu yang mana tidak bisa membantu baik (pemain) lokal maupun asing," imbuhnya.

Namun ternyata Darije Kalezic merasa bahwa dirinya tidak bisa melakukan perombakan tim PSM Makasar.

Oleh karena itu Darije Kalezic memilih untuk mengundurkan diri sebelum PSM Makassar menyelesaikan semua laga di Liga 1 2019.

"Tetapi di akhir Oktober 2019, saya tahu bahwa kami tidak bisa merealisasikan (kemajuan itu) di PSM. Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak bertahan," ucap Darije Kalezic.

Seperti diketahui, setelah menjamu PSS Sleman, PSM Makassar masih menyisakan 1 laga terakhir hingga musim Liga 1 2019 selesai.

PSM Makassar nantinya akan melawat ke markas Persib Bandung pada Minggu (22/12/2019).

Persib target masuk 5 besar 

Persib Bandung Sisakan 2 Laga Target 5 Besar jadi mudah jika hal Ini yang terjadi 

Tim Persib Bandung kini hanya menyisakan 2 laga lagi di Liga 1 2019 .

Dari kedua laga tersebut Tim asuhan Robert Rene Alberts ini akan bertindak sebagai tuan rumah .

Persib Bandung harus berjuang keras demi mencapai target untuk akhiri musim Liga 1 2019.

Mengingat, Persib Bandung sebelumnya mendapatkan hasil minor, yakni kalah dalam 2 laga beruntun.

Tepatnya pada saat Persib Bandung kalah dari Bali United dengan skor 2-3, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (28/11/2019).

Selanjutnya Persib Bandung juga kembali kalah oleh Persela Lamongan dngan skor 0-2 di di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (3/12/2019).

Sementara itu Persib Bandung masih menyisakan 2 laga untuk akhiri musim Liga 1 2019.

Sedangkan dua laga berat sudah dilewati Persib Bandung dengan hasil positif.

Laga tandang pertama Persib Bandung menahan imbang PSS Sleman dengan skor 0-0, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (7/12/2019).

Tanpa pulang ke Kota Kembang, selanjutnya Persib Bandung mampu menumbangkan 1-0 tuan rumah Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, (11/12/2019).

Setelah itu Persib Bandung baru bisa melakukan dua laga kandang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Tepatnya Persib Bandung menjamu Badak Lampung FC dan selanjutnya PSM Makassar.

Jika Persib Bandung ingin memenuhi target akhiri musim dengan finis di lima besar, tim besutan Robert Alberts harus menyabet sisa laga dengan kemenangan.

Kemenangan dari dua tim yang menghuni papan atas tersebut, tentu membuat Persib Bandung bisa naik sekaligus menggeser tim di atasnya.

Apabila, Persib Bandung mampu memanfaatkan sisa laga dengan kemenangan, maka poin yang ditorehkan menjadi 51.

Target Persib Bandung akan tambah mudah jika tim lain yang kini duduk papan atas, juga mengalami hasil minor.

• Musim Depan Persiba Balikpapan Kedatangan Pemain Muda Asal Papua, Ini Pengakuan Fredi J Isir

• Bukan Evan Dimas, 3 Punggawa Timnas U23 Asuhan Indra Sjafri Masuk 11 Pemain Terbaik SEA Games 2019

• Andai Jadi Latih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Didampingi Fakhri Husaini, Nasib Indra Sjafri?

• Calon Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Dikabarkan Gantikan Legenda AC Milan di Liga Super Cina

• Tak Hanya Kevin, Bobotoh Minta Ezechiel Pergi dari Persib Bandung, Ganti Eks Mitra Kukar, Ciro Alves

Berikut 2 pertandingan sisa Persib Bandung:

(16/12/2019): Persib Bandung vs Badak Lampung

(22/12/2019): Persib Bandung vs PSM Makassar

Sedangkan selama 15 laga terakhir di putaran kedua Liga 1 2019, Persib Bandung mampu menorehkan 7 kali menang, 5 kali seri dan 3 kali kalah.

Hasil tersebut juga membuat Persib Bandung kembali menjauh dari target untuk akhiri musim Liga 1 2019 dengan finis di lima besar.

Seperti diketahui Persib Bandung awalnya sudah duduk di posisi ke-6, atau bisa dibilang tinggal selangkah lagi bisa mencapai target.

Namun, Persib Bandung kini turun menjadi peringkat ke-7 dengan mengoleksi 45 poin dari 32 laga.

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: TribunWow.com

Berita Populer