Walikota Rizal Effendi Sebut Ini Kelebihan TPA Manggar Balikpapan, Jadi Percontohan
Walikota Rizal Effendi Sebut Ini Kelebihan TPA Manggar Balikpapan, Jadi Percontohan
Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -Walikota Rizal Effendi sebut ini kelebihan TPA Manggar Balikpapan, jadi percontohan
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Manggar, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan telah diresmikan Presiden Joko Widodo, Rabu (18/12/2019).
Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengungkapkan, pengolahan sampah secara modern menggunakan teknologi sanitary landfill sangat efektif.
"Kita buktikan bahwa TPA Manggar bukan tempat menjijikan, tidak bau, merupakan percontohan sanitary landfill yang baik.
Sampah kita aduk dengan tanah, kemudian airnya kita sterilkan sehingga ketika jatuh kealiran sungai sudah normal," ujar Rizal Effendi
• Presiden Joko Widodo Sebut TPA Manggar Balikpapan Terbaik, Hijau dan Tidak Bau
• TPA Manggar, Satu-satunya TPA di Indonesia yang Diresmikan Presiden, Habiskan Dana Rp 160 Miliar
• Presiden Jokowi Resmikan TPA Manggar, Juga Serahkan Mobil Pengangkut Sampah
• Mulai Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten PPU Berikan TPP Sesuai Prestasi Kerja ASN
Melalui peresmian zona 4 ini, menjadi pembuktian kepada publik bahwa TPA Manggar bisa menjadi tempat menyenangkan, dan mengedukasi masyarakat bahwa sampah bisa dikelola dengan baik.
Rizal Effendi mengungkapkan permintaan Jokowi, bahwa TPA Manggar bisa dijadikan role model untuk daerah lain, agar tidak ada urgensi persoalan sampah.
Apalagi 2020 mendatang, pemerintah menargetkan penataan sampah harus dikelola sebaik-baiknya.
"Indonesia harus betul-betul bersih. TPA kami merupakan percontohan yang didukung oleh Kementerian PUPR," ujarnya.
TPA Manggar tersebut diklaim merupakan TPA sampah modern karena dilengkapi dengan teknologi sanitary landfill.
Teknologi Sanitary landfill dikenal mampu menghancurkan sampah dengan baik, serta mengubah air lindi yang dihasilkan menjadi gas metana, dan bisa dimanfaatkan warga sekitar TPA untuk memasak.
Pemanfaatan gas metana sudah mulai dinikmati masyarakat, tambah Rizal. Sebanyak 20 hingga 50 Kartu Keluarga (KK) sudah memanfaatkannya untuk kebutuhan dapur.
"Kita maunya sampai 150 KK, didukung oleh Pertamina Hulu Mahakam.
Nantinya PHM akan memberikan dukungan penuh agar nanti gas metana ini bisa betul-betul efektif dimanfaatkan masyarakat sekitar," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-meresmikan-tpa-manggar-balikpapan-zona-4.jpg)