Liga Indonesia

Lawan PSM di Laga Terakhir Persib Dapat Keuntungan Pemain Kunci Tim Tamu Diragukan Main

Lawan PSM di laga terakhir Persib dapat keuntungan pemain kunci tim tamu diragukan main .

Mereka tak bisa dimainkan karena terakumulasi kartu kuning.

Menghadapi Badak Lampung, Senin (16/12) malam, Nick Kuipers memperoleh kartu kuning ketiga dari 17 penampilan bersama Persib, sedangkan Ardi Idrus mengumpulkan lima kartu kuning musim ini.

Tanpa dua bek andalan di jantung pertahanan, pelatih Robert Rene Alberts harus memutar otak menyiapkan skema baru untuk menjamu PSM Makassar pada pekan ke-34 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupten Bandung.

"Kami harus merancang barisan pertahanan lagi tapi kami masih punya pemain yang bisa menempati posisi itu.

Kami mencari kombinasi baru di laga berikutnya," ujar Robert Rene Albrets seusai menghadapi Badak Lampung.

Robert Rene Alberts sangat menyayangkan sikap wasit Fariq Hitaba yang terlalu mudah memberikan hukuman kartu kuning dalam laga kemarin.

Selain Nick Kuipers dan Ardi Idrus, Zalnando juga memperolehnya.

Namun, itu merupakan kartu kuning pertamanya.

"Disayangkan karena saya sebenarnya ingin memainkan komposisi terbaik di laga terakhir.

Tapi, kalau kalian di laga terakhir melawan Borneo FC, tidak ada pemain yang terkena kartu kuning meski laga berjalan keras.

Tapi di laga ini tidak terlalu banyak benturan tapi wasit begitu mudah memberikan kartu kuning.

Itu yang harus diperhatikan dari sepak bola di Indonesia," katanya.

Selain tentang kepemimpinan Fariq, pelatih asal Belanda ini juga mengeluhkan kondisi lapangan Stadion Si Jalak Harupat.

Menurutnya, kualitas lapangannya terus menurun.

Robert Rene Alberts mengaku heran kenapa Persib tidak diberikan keistimewaan untuk menggunakan stadion berkapasitas 27 ribu penonton itu.

"Ketika bertanding melawan tim yang ultradefensif, kami butuh kondisi lapangan yang bagus.

Dan saya masih terkejut tidak ada prioritas bagi Persib untuk menggunakan stadion ini," ujar Robert.

Dikatakan Robert Rene Alberts, satu di antara penyebab menurunnya kualitas Jalak Harupat adalah, pihak pengelola tidak memberikan kebijakan yang ketat.

"Kondisi lapangan terus menurun bukan karena kami, tetapi karena kegiatan lain dan orang lain bisa memakai lapangan ini," katanya.

Padahal kata Robert Rene Alberts, di daerah lain stadion yang digunakan sebagai kandang telah banyak melakukan perubahan, termasuk meningkatkan kualitas lapangan agar tim dapat bermain lebih nyaman dan enak ditonton.

"Kami baru bermain di Sleman dan Samarinda dan kalian bisa melihat bagaimana mereka mengubah kualitas lapangan jika dibandingkan musim lalu. Lapangan yang bagus tentu membuat permainan jadi lebih enak dilihat.Saya melihat seharusnya pihak pengelola stadion memberikan priotitas untuk Persib. Ini tidak bagus untuk masa depan," ucapnya.

• Marko Simic Top Skor, Ini Torehan Gol Yevhen Bokhashvili Calon Rekan Duet Ezechiel di Persib Bandung

• TERUNGKAP Pengganti Kevin van Kippersluis di Persib Bandung, Cetak 16 Gol Cantik Bersama Elang Jawa

• Kabar Makan Konate ke Persib Bandung Robert Rene Alberts dan Sang Pemain Beri Sinyal Positif

• Bobotoh Tak akan Lihat Nick Kuipers dan Ardi Idrus di Laga vs PSM Makassar, Dicoret Persib Bandung?

Namun, sebenarnya Stadion Si Jalak Harupat merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Bandung yang dapat digunakan oleh siapa saja, tidak hanya Persib.

Penggunaan stadion diatur Pemerintah Kabupaten Bandung dalam Peraturan Derah (Perda) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 12 tentang Retribusi Jasa Usaha.

Berita Populer