Rilis Terbaru Peringkat FIFA Indonesia, Evan Dimas Dkk Ada di Posisi Ini, Tugas Berat Shin Tae-yong

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Pelatih baru Timnas Indonesia segera diumumkan 2 Nama Ini Mencuat .

Kemungkinan, ia akan menyetujui kesepakatan," tulis Titan Zhou Bao.

Mendengar kabar itu, Shin Tae-yong pun lantas membantahnya.

Pelatih 50 tahun tersebut menegaskan bahwa ia tidak sedang berada di Cina untuk menyelesaikan kesepatakan dengan Shenzhen FC.

"Saya melihat kabar bahwa saya berada di Cina, tetapi itu tidak benar," kata Shin Tae-yong, seperti dikutip BolaSport dari Spotv News.

"Saya berada di Korea dan saya belum ke Cina akhir-akhir ini," ucapnya melanjutkan.

Shin Tae-yong saat ini juga sedang didekati PSSI untuk menjadi pelatih timnas Indonesia.

Shin Tae-yong bahkan mengatakan ia akan lebih condong kepada timnas Indonesia daripada ke Liga Super Cina.

"Proses detail kontrak (dengan Indonesia) masih berjalan dan hampir selesai," tutur Shin Tae-yong.

"Saya melihat potensi itu (melatih timnas Indonesia) dan ingin menantang diri saya sendiri," katanya.

Lebih lanjut, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu menuturkan bahwa ia terinsipirasi dengan sosok pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo.

"Seperti pelatih Vietnam, Park Hang-seo, saya berharap gaya Korea bisa meledak di Indonesia," ujar Shin Tae-yong.

Dapat Peringatan dari Pelatih Vietnam

Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong diberi peringatan oleh pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo terkait kabar melatih Evan Dimas dkk.

Shin Tae-yong merupakan kandidat terkuat pelatih baru Timnas Indonesia untuk menggantikan posisi Simon McMenemy.

Meski mendapat tawaran dari tim-tim lain, Shin Tae-yong mengindikasikan bakal memilih Timnas Indonesia sebagai pelabuhan barunya.

"Proses detail kontrak (dengan Indonesia) masih berjalan dan hampir selesai," kata Shin Tae-yong, seperti dikutip BolaSport.com dari Hankook Ilbo.

"Saya melihat potensi itu (melatih Timnas Indonesia) dan ingin menantang diri saya sendiri," kata Shin Tae-yong.

Lebih lanjut, pelatih berusia 50 tahun itu mengatakan bahwa ia terinsipirasi dengan sosok pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo.

"Seperti pelatih Vietnam, Park Hang-seo, saya berharap gaya Korea bisa meledak di Indonesia," kata mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.

Park Hang-seo memang merupakan senior sekaligus rekan senegara Shin Tae-yong.

Terkait kabar melatih Timnas Indonesia, Park Hang-seo memberikan saran kepada pelatih berusia 50 tahun itu.

"Shin Tae-yong adalah saudara yang saya kenal dan saya cintai.

Fakta bahwa dia dilirik Indonesia berarti dia memang punya kemampuan," ujar Park Hang-seo, seperti dikutip BolaSport.com dari Nocut News.

"Dulu saya berkata pada Shin Tae-yong, seorang pelatih akan sulit adaptasi dengan lapangan jika sudah beristirahat lebih dari setahun."

"Lebih baik kembali meskipun hanya sebentar, tetapi sekarang sudah setahun lebih lima bulan," katanya menambahkan.

Shin Tae-yong terakhir melatih pada 2018.

Tim terakhir yang dilatih Shin Tae-yong adalah Timnas Korea Selatan yang kala itu berlaga di Piala Dunia 2018.

Park Hang-seo memperingatkan Shin Tae-yong terkait banyaknya perbedaan kultur di negara Asia Tenggara dan Korea Selatan.

"Semua negara Asia Tenggara, Cina, atau yang lainnya selalu sulit.

Bahasa, komunikasi, imigrasi, dan budaya sangat berbeda dengan Korea," kata Park Hang-seo.

• Hari Ini, Umuh Muchtar Dkk Bakal Tentukan Gabung Tidaknya Makan Konate, Ciro Alves ke Persib Bandung

• Soal Zlatan Ibrahimovic Carlo Ancelotti eks Napoli Bisa Bikin AC Milan Gigit Jari, Saingan Everton

• Bernasib Sama, Ini Ungkapan Hariono dan Kevin van Kippersluis yang Didepak Persib Bandung

• Cari Suksesor Sergio Aguero, Pep Guardiola Man City Lirik Striker Inter Milan, Bukan Romelu Lukaku

"Uang memang penting, tetapi itu bukan tujuan akhir," katanya.

"Kami selalu mencoba profesional dan menjaga martabat ketika bekerja sebagai seorang warga Korea," ujar mantan asisten Guus Hiddink itu.

"Saya bertemu pemain dan pelatih yang bagus yang percaya pada saya. Itu sangat membantu untuk mencapai hasil yang bagus," kata Park Hang-seo menutup. (*)