Bendungan Benanga Samarinda Sempat Status Siaga, Air Mulai Merendam Pemukiman di Bantaran SKM
Bendungan Benanga Samarinda Sempat Status Siaga, Air Mulai Merendam Pemukiman di Bantaran SKM
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Bendungan Benanga Samarinda sempat status siaga, air mulai merendam pemukiman di bantaran SKM
Sejumlah titik di Kota Samarinda terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda menyebut 4 titik telah terendam air.
Lokasi paling parah terjadi di jalan Asparagus, Kecamatan Samarinda Utara. Air menggenangi kawasan ini setinggi 1 meter.
Sekretaris BPBD Samarinda, Hendra AH menyebut kawasan yang terendam banjir diantaranya, jalan Kestela, jalan Terong Pipit, jalan Terong, jalan Pakis Merah, jalan Bayam serta jalan Asparagus.
"Kawasan yang terendam banjir berada di sekitar bantaran Sungai Karang Mumus," katanya.
BPBD Samarinda pun telah menurunkan kapal karet untuk mengevakuasi warga yang terendam.
Sebagian warga mulai mengungsi sebagian lainnya masih bertahan di rumah mereka.
"Belum ada dirikan posko, karena belum parah sekali. Belum ada yang dievakuasi kok," ujar Hendra kepada wartawan.
Ia menjelaskan, curah hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat debit air di Bendungan Benanga meninggi.
Bahkan, Senin (23/12/2019) dini hari Tinggi Muka Air (TMA) dalam status siaga.
"Dari kemarin sore hingga malam level air terpantau 73 centimeter, pada siang ini level mulai turun ke angka 69-70 centimeter," ujarnya.
Penurunan muka air di Bendungan Benanga berimbas terhadap daerah rendah di sekitarnya, yang kini mulai terendam air.
Kondisi banjir diprediksi bakal semakin parah, apabila hujan dengan intensitas tinggi terjadi. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengam Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Kami terus pantau dan koordinasi dengan BMKG," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/petugas-dari-bpbd-kota-samarinda-mulai.jpg)