Kanal

Anggota Jadi Pelaku Penyerang Novel Baswedan KPK, Polri Dalami Potensi Keterlibatan Jenderal Polisi

Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. - TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota jadi pelaku penyerang Novel Baswedan KPK, Polri dalami potensi keterlibatan Jenderal polisi.

Setelah 2,5 tahun penuh misteri, Polri akhirnya menangkap pelaku penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Novel Baswedan.

Polri berjanji akan mendalami semua kemungkinan terkait penyerangan Novel Baswedan, termasuk speskulasi adanya keterlibatan Jenderal dalam kasus ini.

Yang mengejutkan, pelaku penyerangan tersebut merupakan anggota Polri yang kini dipimpin Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya memahami berbagai opini yang berkembang di publik terkait pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Novel Baswedan.

Listyo menyatakan bahwa polisi bakal bekerja sesuai dengan fakta dan temuan yang didapatkan.

Dua Polisi Anak Buah Idham Aziz Serang Penyidik KPK Novel Baswedan, Kapolri Minta Ini Dikedepankan

• Pelaku yang Diduga Aksi Penyiraman Air Keras Ditangkap, Begini Tanggapan Keluarga Novel Baswedan

• Dua Polisi dan Keluarganya yang Serang Novel Baswedan KPK Dalam Bahaya, LPSK Minta Polri Melindungi

• 2 Kejanggalan Penangkapan Pelaku Penyiraman Air Keras, Tim Adokasi Novel Baswedan : Benarkah Dendam?

"Tentu opini-opini publik apakah ini dilakukan sendiri atau ada yang menyuruh semua kemungkinan masih kami dalami," kata Listyo di gedung PTIK, Jakarta, Sabtu (28/12/2019).

"Karena semua harus kami buktikan, fakta-fakta, keterangan yang kami dapat, kemudian ada kesesuaian," imbuhnya.

Dia menegaskan kepolisian bekerja cermat dan transparan dalam menangani kasus penyerangan Novel Baswedan.

"Yang jelas kami memahami apa yamg dikhawatirkan masyarakat.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com

Cerita Kodir Selamatkan Siswa SMPN 1 Turi Hanyut saat Susur Sungai: Ada Jeritan Saya Langsung Terjun

Berita Populer