Kanal

Dua Polisi dan Keluarganya yang Serang Novel Baswedan KPK Dalam Bahaya, LPSK Minta Polri Melindungi

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (kanan) bersama Istrinya Rina Emilda (kiri) hadir dalam aksi #SaveKPK 'Koruptor Makin Kotor, Kembali Tebar Teror' di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/1/2019). - Tribunnews.com

TRIBUNKALTIM.CO - Dua polisi dan keluarganya yang serang Novel Baswedan KPK dalam bahaya, LPSK minta Polri melindungi.

Polri berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Novel Baswedan.

2,5 tahun lamanya kasus Novel Baswedan tak terungkap dan ternyata kedua pelaku merupakan anggota polisi aktif.

Diketahui, Novel Baswedan disiram air keras selepas Sholat Subuh, dan mengakibatkan satu matanya mengalami kerusakan. 

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK menduga masih ada aktor intelektual lain dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Novel Baswedan.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo meminta Polri menjamin keselamatan dua tersangka, RM dan RB, yang disebut-sebut merupakan pelaku penyerangan Novel Baswedan.

• Daftar Striker Haus Gol Cocok Gantikan Sylvano Comvalius di Arema FC, Patrick Cruz Hingga Ezechiel

• Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 28 Desember 2019 Virgo Cerdik tapi Banyak Kesalahan, Aries Waktu Indah

• Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 28 Desember 2019 Virgo Cerdik tapi Banyak Kesalahan, Aries Waktu Indah

• BOXING DAY: Manchester City Takluk dari Wolverhampton Wanderers, Kiper Ederson Diganjar Kartu Merah

"Bila indikasi adanya aktor intelektual dalam kasus Novel semakin menguat, maka sesungguhnya tingkat ancaman kepada kedua pelaku dan bahkan mungkin juga keluarganya juga semakin besar," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/12/2019).

"Oleh karena itu, LPSK meminta Polri untuk menjamin keselamatan bukan hanya kedua pelaku.

Namun juga untuk para keluarganya," lanjut dia.

Menurut Hasto Hasto Atmojo Suroyo, keselamatan pelaku menjadi penting agar tidak dijadikan alat intimidasi oleh aktor intelektual.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com

Video Detik-detik Jenderal Bintang Dua Disuruh Keluar Ruangan oleh Jenderal TNI Andika Perkasa

Berita Populer