Kanal

Pelayanan Speedboat Reguler Tarakan-Bulungan Mulai Beroperasi Tarif Tambat Kapal Dikaji Ulang

Kondisi dermaga pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (6/1/2020). Speedboat kecil melayani penumpang sebab speedboat reguler masih mogok beroperasi. - TribunKaltim.Co/Alfian

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Empat jam lebih melalui pembahasan yang alot di Gedung DPRD Kalimantan Utara, Senin (6/1/2020), akhirnya Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Tarakan menyatakan bersedia beroperasi kembali.

Sekretaris DPC Gapasdap Tarakan, Mulyadi mengatakan, speedboat reguler mulai beroperasi besok (hari ini), Selasa (6/1/2020) untuk semua rute dari pelabuhan Tengkayu Tarakan.

"Iya, besok sudah mulai operasi kembali," katanya singkat di gedung DPRD Kalimantan Utara.

Keputusan beroperasi kembali, merupakan hasil kesepakatan antar anggota Gapasdap dan tidak terlepas dari permohonan Ketua DPRD Nurhayati Andris bersama sejumlah anggota DPRD lainnya dari Komisi II dan Komisi III.

Dalam pertemuan yang selesai pukul 16.30 sore, Gapasdap juga bersepakat tidak melakukan aksi-aksi mogok lagi asal aspirasinya ditindaklanjuti dengan cepat baik oleh DPRD maupun Pemprov.

"Kalau diakomodir dengan baik, kita tidak akan mogok," sebutnya.

Menurut Mulyadi, perubahan tarif merupakan sesuatu hal yang wajar. Hanya saja kenaikan tarif lama ke tarif baru menurutnya nilainya sangat signifikan sehingga memberatkan pengusaha.

"Perubahan tidak harus sesignifikan seperti yang kita sama-sama tahu," ujarnya.

Sebelumnya speedboat reguler hanya retribusi tambat sebesar Rp 20 per hari. Dengan kebijakan baru, pengusaha speedboat harus merogoh kocek di atas Rp 100 ribu per hari.

"Per hari dulu itu Rp 20 ribu. Kalau speedboat 25 GT dengan retribusi baru, sekitar Rp 130 ribu sampai Rp 160 ribu per hari," katanya.

Halaman
123
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim

Viral Video Tenaga Medis Dilempari Batu saat Bawa Jenazah Pasien Covid-19: Jangan, Kita Juga Manusia

Berita Populer