Heboh Sunda Empire, Kenaikan Pangkat Sampai Mayjen Hingga Ambil Alih Pemerintahan Dunia Baru

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Heboh Sunda Empire, kenaikan pangkat sampai Mayjen hingga ambil alih Pemerintahan dunia baru

Belum diketahui apa Dee Heeren yang dimaksud Sunda Empire adalah hal yang sama.

Terlihat tanggal di spanduk tersebut adalah 15 April 2019.

Mereka juga sempat berfoto di depan tugu nol kilometer di Bandung.

Dalam foto yang diposting pada 3 Mei 2019, mereka mengenakan seragam jas berwarna gelap dan baret.

"Commemorating The 76th Years The Lost of Nederlandsch Indie (Dutch) Since March 8, 1942 - March 8, 2018. The Diplomatic Corps, Bandung Coordinates 0,0 Primitive Land," begitu bunyi tulisan di spanduk yang mereka pegang.

Dalam postingannya pada 23 April 2019, Renny Khairani sempat menyebut dirinya Gubernur Jenderal Pasific.

Di postingan itu, Renny menanggapi tulisan Governor General Europe di Twitter.

Renny menyebut dirinya Gubernur Jenderal Pasific
Renny menyebut dirinya Gubernur Jenderal Pasific (Facebook/Renny Khairani)
Renny juga sempat mengucapkan duka cita ketika seorang pria yang diduga anggota Sunda Empire meninggal dunia.

Ia mengatasnamakan sebagai Sunda Empire-Earth Empire.

Di tulisannya, Renny Khairani berduka atas meninggalnya Senator wilayah Sumatera Utara.

Pernah Ditegur

Pasiter Kodim 0618/BS, Mayor Faisal Efendi, membenarkan komunitas Sunda Empire pernah ada di Kota Bandung.

Pihaknya, ujar Faisal, pernah menegur keberadaan komunitas tersebut karena menggunakan pakaian yang mirip dengan seragam Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Iya (pernah ditegur), untuk kejelasannya langsung ke staf Intel, ya, karena mereka yang berkaitan langsung," ujar Faisal, saat ditemui di Mapolrestabes seusai Apel Kebencanaan, Jumat (17/1/2020).

Faisal menegaskan, tidak ada kelompok manapun yang dapat mendirikan atau mendeklarasikan negara di dalam negara.

Sebab, hal tersebut berbenturan dengan undang-undang.

"Hal itu tidak dapat ditolerir. Kalau ada berhadapan dengan kami," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Bandung, Sony mengatakan, kelompok tersebut sudah pernah ditangani pada 2018.

"Jadi, Sunda Empire itu kejadiannya 2018. Sudah ditangani dari Kodim. Jadi, ini mah latah kejadian yang di Purworejo itu. Ini kejadian 2018 itu di-up lagi," ujar Sony.

Keberadaan Sunda Empire pun, ujar Sony, belum terdaftar sebagai organisasi massa.

Dengan kembali ramainya keberadaan kelompok Sunda Empire, Sony mengaku akan menelusuri lagi kebenarannya.

"Mereka bukan ormas, tidak terdaftar sebagai ormas. Kami bersama aparat Polisi dan TNI pasti akan memantau terus pergerakan-pergerakan seperti itu," katanya.

Sebelumnya, jagat maya kembali dihebohkan dengan kemunculan Sunda Empire - Earth Empire, yang diduga masih berafiliasi dengan kelompok Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

Totok Santoso Hadiningrat, yang mengklaim sebagai raja di Kerajaan Agung Sejagat diduga terlibat dalam Sunda Empire.

Kelompok ini mucul di media sosial tak lama setelah Keraton Agung Sejagat diamankan.

• TERUNGKAP Isi Rekening Raja Keraton Agung Sejagat, Raja dan Ratu Kukuh Kerajaan yang Dipimpinnya Ada

• Tetangga Keraton Agung Sejagat Menangis Batin Lihat Kelakuan Kerajaan, Warga Ditantang Duel Punggawa

• Fakta Baru Keraton Agung Sejagat, YouTube dan Hubungan Toto Santoso - Fanni Aminadia Lain Pasutri

• Masa Lalu Raja Keraton Agung Sejagat Terkuak, Korban Kebakaran dan 6 Tahun Tinggal di Pinggir Rel

Klaim Sunda Empire dan Kerajaan Agung Sejagat juga hampir sama, yakni menyebut bila pemerintahan dunia akan segera berakhir.

Sunda Empire memprediksi pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.

Setelah itu, kehidupan masyarakat dunia akan menjadi lebih baik dan sejahtera.