Kanal

Perintah Presiden Jokowi 118.513 Aparatur Sipil Negara Wajib Pindah ke Ibu Kota Negara di Kalimantan

Gubernur Kaltim Isran Noor setia mendampingi Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke lokasi rencana pembangunan ibu kota negara di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU. - HUMASPROV KALTIM

Meski Dinilai Pujian Bagus, Begini Respons Gerindra Soal 'Kode' Jokowi Sandiaga Presiden Selanjutnya

Kapolri Soroti Perilaku Sederhana Iriana Jokowi versus Istri Kapolres dan Kapolda Saat di Bandara

Bertemu Panitia, Jubir Fadjroel Rachman Pastikan Jokowi Hadir di Indonesia Marathon di Balikpapan

Pria yang Nikahi Anak Haji Isam Pengusaha Kaya Kalsel Mantan Bendahara TKN Jokowi, Sosok Berprestasi

Jokowi juga memastikan hutan konservasi dan hutan lindung yang sudah ada akan tetap dipertahankan.

Dari 410.000 hektar luas ibu kota baru yang disiapkan, pemerintah hanya akan membangun 56.000 hektar saja.

Sisanya akan dibiarkan menjadi area hijau.

"Kita memproteksi hutan-hutan konservasi, hutan-hutan lindung yang ada," kata dia.

Draf UU Selesai

Keberadaan payung hukum Ibu Kota Negara Indonesia yang rencana dibangun di Kalimantan Timur saat ini sedang masuk dalam proses draf. 

Keberadaan darf undang-undang soal ibu kota baru sudah diselesaikan. 

Pastinya ini akan dibawa ke tahap lanjutan ke tingkat legislatif. 

Kali ini Presiden Joko Widodo menyebut bahwa draf undang-undang terkait pembangunan ibu kota baru sudah selesai disusun.

Draf itu pun akan segera diajukan ke DPR.

Draf UU ibu kota sudah rampung.

"Minggu depan akan kami sampaikan ke DPR," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Tentu Jokowi menyatakan, dalam RUU itu juga sudah diatur mengenai pembentukan Badan Otorita Ibukota.

Badan tersebut-lah yang nantinya akan memimpin pembangunan serta pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Penajam Passer Utara - Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Namun, ibu kota baru masih masuk ke wilayah administratif Provinsi Kalimantan Timur, bukan provinsi sendiri.

"Tapi nanti kan ini dibahas lagi di Dewan," kata Jokowi.

Dengan rampungnya UU ini, Jokowi pun berharap pembangunan ibu kota baru bisa rampung tepat waktu, yakni pada 2024 mendatang.

Sebelumnya, pemerintah mengklaim telah menyelesaikan seluruh aspek legislasi yang dibutuhkan dalam pembahasan rencana pemindahan ibu kota dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Aspek legislasi yang telah rampung itu, sebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasioal/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, meliputi naskah akademik dan rancangan undang-undang.

"Masih memerlukan penajaman saja di sana-sini, bisa dalam bentuk pemerintahan, tetapi secara garis besar sudah kita lakukan," kata Suharso seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, Kamis (16/1/2020).

Pra Masterplan Ibu Kota Negara Rampung

Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur saat ini sedang proses fokus penyelesaikan Masterplan ibu kota baru. 

Pihak Bappenas membeberkan jika konsep Materplan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur berkonsep hijau, berbasis ramah lingkungan hidup. 

Rencana pemindahan Ibu Kota Negara akan melibatkan juga kalangan masyarakat internasional. 

Penyusunan pra - Masterplan ibu kota baru telah selesai.

Pemerintah segera membawa pra - Masterplan tersebut ke level internasional untuk dirancang menjadi masterplan.

“Sekarang masuk ke Masterplan dan ini international bidding melibatkan dari konsultan-konsultan kelas dunia,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas ) Suharso Monoarfa seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA:

• Jadi Kota Penyangga Utama, Balikpapan Bangun Pasar Induk, Kajian untuk Persiapan Ibu Kota Baru

• Presiden Jokowi Menawarkan Abu Dhabi, Ibu Kota Baru Indonesia di Kaltim Visi Sustainable Development

• Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City

Ia mengklaim, sudah cukup banyak international bidding yang tertarik untuk ikut dalam penyusunan masterplan.

Meski demikian, hingga kini proses penawaran (bidding) masih terus berlangsung.

Ia menambahkan, pemerintah telah mengantongi gagasan urban desain yang akan diterapkan di calon ibu kota baru yang akan pindah ke wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur itu.

Hanya saja, masih ada sejumlah hal yang harus diperbaiki di dalam gagasan urban desain tersebut.

“Dan sekarang akan lebih didetailkan pada waktu Masterplan, misalnya bagaimana posisi Samarinda kemudian Balikpapan, Tenggarong seperti apa nanti posisinya terhadap Ibu Kota Negara,” ucap Suharso.

Sebelumnya, saat memberikan sambutan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga:

• Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain

• Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan

• 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku

• Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I

Pihak Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan sedikit bocoran tentang desain ibu kota baru melalui tayangan video.

“Sangat hijau. Green City. Smart City. Compact City. Autonomous City,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, di lokasi ibu kota baru nantinya tidak boleh beroperasi kendaraan konvensional.

Sebagai moda transportasi, nantiny hanya kendaraan jenis autonomous vehicle dan electric vehicle saja yang boleh beroperasi.

“Selain itu tidak boleh,” kata Jokowi.

Rencana Softbank Ikut Berinvestasi 

Sementara itu, Presiden Softbank Masayoshi Son meluruskan, kalau pihaknya belum memutuskan soal besaran investasinya di Indonesia.

Hal itu disampaikan Son usai bertemu Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di Istana Merdeka, pada Jumat (10/1/2020).

Pertemuan tersebut diketahui membahas rencana investasi perusahaan asal Jepang itu untuk pembangunan Ibu Kota baru RI di Kalimantan Timur.

Saat membuka pertemuan, Masayoshi menyatakan bahwa Jakarta sebagai Ibu Kota RI saat ini mempunyai sejarah dan kesuksesan.

Namun juga sejumlah isu.

"Jadi dengan proyek ibu kota baru yang Anda siapkan," ujasrnya.

"Saya pikir ada kesempatan kerja sama potensial yang dapat kita diskusikan," kata Masayoshi.

Hamparan lahan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kaltim ini bisa jadi akan dibangun Istana Negara, tapi bisa jadi untuk kebun bibit yang akan berisi jutaan bibit untuk menjaga kelestarian hutan di sekitar ibu kota baru. (Dok Tribunkaltim.co)

Sementara itu, Presiden Jokowi juga menginformasikan kepada Masayoshi mengenai perbandingan Jakarta dengan ibu kota baru yang akan dibangun di Penajam Passer Utara - Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Saat itu Jokowi menjelaskan, luas lahan DKI Jakarta saat ini hanya 66.000 hektar, jauh lebih kecil dari rencana ibu kota baru, yakni seluas 410.000 hektar.

Usai pertemuan, kepada wartawan Masayoshi mengungkapkan bahwa belum ada nilai investasi yang disepakati kedua pihak.

"Kami belum memutuskan angkanya, kami baru mendiskusikan potensi-potensinya," kata dia.

Namun, ia mengakui Softbank tertarik dengan konsep ibu kota baru.

Misalnya kota teknologi, kota pintar dan kota hijau.

(Sumber: KOMPAS.com Wayan A. Mahardhika, Ihsanuddin | Editor: Bambang Priyo Jatmiko, Fabian Januarius Kuwado)

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews

Viral Video Wanita Lempar Uang ke Pedagang Buah karena Takut Corona: Gue Udah Minta Maaf

Berita Populer