Kanal

Hoax Virus Corona di Balikpapan, Anak Buah Prabowo Subianto Minta Pemkot Lebih Pro Aktif

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Partai Gerindra, Sabaruddin Panrecalle turut berkomentar atas viralnya berita hoax Virus Corona di media sosial.

"Pastikan lagi alat deteksi bisa maksimal melalui pintu masuknya pendatang baik dari udara maupun laut," katanya.

Termasuk dalam hal mencegah penyebaran hoax.

Sabaruddin menyebut kasus hoax dapat membuat terduga KR mendapat ancaman hukuman.

Terduga penyebar hoax jika sesuai amanah maka dapat diancam dengan Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE.

Menurutnya, untuk meminimalisir penyebaran hoax, maka ada baiknya sosialisasi terus digencarkan pemerintah.

"Masyarakat juga harusnya mengerti sanksi hukuman apabila melanggar Undang-undang. Supaya jika sadar, maka akan ada efek jera kepada masyarakat karena sudah membuat masyarakat lain resah," tutupnya.

Belum tetapkan tersangka

Penyidik Polda Kaltim baru memulai tahap penyelidikan bagi terduga KR (29) warga Teritip yang memposting berita bohong di akun Facebooknya.

Kendati masih dalam penyidikan, Kombes Pol Ade Yaya Suryana selaku Kabid Humas Polda Kaltim mengatakan belum ada penetapan status dan belum ada pasal yang menjerat, sehingga status terduga KR pun masih sama sebagai saksi.

Dengan begitu, untuk sementara ini belum ada larangan bagi terduga KR untuk berpergian keluar kota.

Halaman
1234
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer