Selain Corona Ditemukan 5 Virus Baru Pada Kelelawar Pemakan Buah, Berpeluang Menyebar di Indonesia

Selain Corona Ditemukan 5 Virus Bsru Pada kelelawar Pemakan buah, Berpeluang menyebar di Indonesia ,

Agus menegaskan, bahwa virus corona yang ia temukan pada kelelawar berada di wilayah Paguyaman, Gorontalo.

Oleh karenanya, Agus mengimbau masyarakat untuk menghindari interaksi dengan kelelawar buah.

Dalam interaksi ini, ada dua pengertian, yakni kontak langsung dan tidak langsung.

"Kontak langsung seperti yang kita lihat di beberapa tempat di masyarakat, misalnya dia menyukai atau menyayangi hewan kelelawar menjadi hewan kesayangan, ini akan kemudian dipegang."

"Kemudian juga ada masyarakat yang katakan mengonsumsi sebagai makanan lokal."

"Nah itu langsung kontak, ini yang akan berisiko karena di dalam kelelawar kita tidak tahu," ujar Agus.

Namun, menurut Agus, lain soal jika kelelawar sudah dimasak dan dalam keadaan yang sudah matang untuk dikonsumsi.

"Kalau dalam sajian yang sudah masak seseorang tidak ikut berproses, barangkali virusnya sudah mati di situ," terang Agus.

Menurut Agus, saat kelelawar dimasak maka virus yang ada di dalamnya akan mati.

"Jadi artinya di laboratorium dengan temperatur 60 derajat selama 30 menit ini suhu sterilisasi dia akan mati, apalagi kalau dimasak," terang Agus.

Halaman
1234

Berita Populer