Kanal

Demi Hutan, Gubernur Siap Stop Pembangunan Ibu Kota Negara, Ada 94 Lubang Tambang di Ibu Kota Baru

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor melayani awak media di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, Selasa (17/12/2019). Desa ini disebut-sebut sebagai titik lokasi calon Ibu Kota Negara saat dipindahkan nanti dari Jakarta ke Kaltim.

TRIBUNKALTIM.CO - Demi hutan, Gubernur Kaltim Isran Noor siap stop pembangunan Ibu Kota Negara, ada 94 lubang tambang di ibu kota baru.

Baru-baru ini Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengeluarkan pernyataan siap menghentikan kebijakan pemindahan Ibu Kota Negara yang digagas Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Penghentian itu, kata Isran Noor, hanya akan dilakukan jika pembangunan ibu kota baru di Penajam Paser Utara akan merusak lingkungan.

Faktanya, menurut Jaringan Advokasi Tambang, lingkungan lokasi ibu kota baru sudah rusak, ada 94 lubang tambang batubara di sana.

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia ke Kalimantan Timur (Kaltim) menurut Jaringan Tambang Kalimantan Timur ( Jatam Kaltim ), merupakan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan terkesan terburu-buru.

Walaupun Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, menganggap kebijakan tersebut adalah kebijakan publik.

Gubernur Isran Noor Ancam Stop Proyek Ratusan Triliun Presiden Jokowi di Kalimantan Timur, Ada Apa?

• Presiden Jokowi Kebal, Warga Ditilang, 2 Mahasiswa Gugat Aturan Nyalakan Lampu Motor Siang Hari

• Temani Ahok saat Dinner, Begini Penampilan Puput Nastiti Devi, Lihat Sandal Tepleknya yang Disorot

• Sandal Teplek Istri Basuki Tjahaja Purnama Disorot, Puput Nastiti Devi Kenakan Sandal Hermes

Namun sebenarnya Presiden RI dianggap abai terhadap keinginan rakyat yang sebetulnya.

Apakah Ibu Kota Negara tersebut sudah pantas dipindahkan.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer