Kanal

Menkopolhukam Mahfud MD Akui dan Bongkar Kesalahan Pemerintah Jokowi Soal Virus Corona dan Natuna

Sejumlah WNI dari Wuhan turun dari Pesawat Batik Air di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020) pagi. Video Detik-detik Kedatangan Ratusan WNI dari Wuhan di Bandara Hang Nadim lalu Dibawa ke Natuna

TRIBUNKALTIM.CO - Menkopolhukam Mahfud MD akui dan bongkar kesalahan Pemerintah Jokowi soal Virus Corona dan Natuna.

Upaya Pemerintah yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi, dalam memulangkan WNI dari Wuhan, China mendapat protes.

Protes datang dari warga Natuna yang jadi lokasi karantina WNI sepulang dari Wuhan.

Soal protes warga Natuna ini, Menkopolhukam Mahfud MD mengaku Pemerintah telah salah, dan lantas meminta maaf.

Menkopolhukam Mahfud MD mengaku kesalahan Pemerintah pusat tidak melakukan sosialisasi lebih dulu menempatkan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, mau ditempatkan di Natuna.

Akibat tidak ada sosialisasi, Menko Jokowi ini mengakui ada miss komunikasi dengan masyarakat di Natuna.

Viral Anak Buah Prabowo Subianto Bongkar Prostitusi Online, PSK: Cuma Mau Pergi Main, Kehabisan Duit

• Soal Jiwasraya, Erick Thohir Diserbu Anggota SBY dan Partai Demokrat, Ditantang, Berani Pak Menteri?

• 2 Hal Ini Bikin Gubernur Anies Baswedan akan Dipanggil Istana Negara, Ada Faktor Balapan Formula E

• Demi Hutan, Gubernur Siap Stop Pembangunan Ibu Kota Negara, Ada 94 Lubang Tambang di Ibu Kota Baru

Warga Natuna protes keras atas kebijakan Pemerintahan Jokowi menempatkan WNI dari Wuhan di kampungnya.

"Timbul kesalahpahaman karena komunikasi dengan Pemerintah daerah dan rakyat Natuna agak terlambat dan itu supaya dimaklumi," ungkap Mahfud MD Selasa (4/2/2020).

Meski Mahfud MD sudah minta maaf, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti kembali melayangkan kritikan keras ke Pemerintahan Jokowi atas kebijakan di Natuna ini.

Kritikan Wabup Natuna dilontarkan di acara ILC TV One tadi malam.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Timur

Video Detik-detik Kades di Sulsel Dikeroyok dan Dihajar Warga, Polisi: Karena Dilarang Salat

Berita Populer