Kanal

Nasib Kompol Rosa, Penyidik KPK dari Polisi Tangani Kasus Harun Masiku PDIP, Ini Uraian Firli Bahuri

Kantor DPP PDIP dan KPK

TRIBUNKALTIM.CO - Nasib Kompol Rosa, penyidik KPK dari polisi tangani kasus Harun Masiku PDIP, ini penjelasan Firli Bahuri.

Beredar kabar seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tak diberi akses masuk ke Gedung Merah Putih.

Tak hanya sampai di situ, penyidik bernama Rosa tersebut tak lagi diberi gaji oleh KPK.

Kompol Rosa merupakan salah satu penyidik yang menangani kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) yang menyeret eks caleg PDIP Harun Masiku dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Ketua KPK Firli Bahuri meluruskan polemik soal Rosa.

Ia mengatakan Rosa bukan lagi bagian dari KPK.

Live Streaming Mata Najwa, Menangkal Corona, Natuna Tak Usah Khawatir, Risiko Tertular Sangat Kecil

• Menkopolhukam Mahfud MD Akui dan Bongkar Kesalahan Pemerintah Jokowi Soal Virus Corona dan Natuna

• Viral Anak Buah Prabowo Subianto Bongkar Prostitusi Online, PSK: Cuma Mau Pergi Main, Kehabisan Duit

• Soal Jiwasraya, Erick Thohir Diserbu Anggota SBY dan Partai Demokrat, Ditantang, Berani Pak Menteri?

Maka dari itu tak ada upaya penghalangan Rosa untuk masuk ke dalam Gedung Merah Putih.

"Adapun untuk penyidik atas nama Rosa sudah dikembalikan tanggal 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK sesuai keputusan pimpinan KPK," ujar Firli Bahuri kepada Tribunnews.com, Selasa (4/2/2020).

Kata Firli Bahuri, surat keputusan pengembalian Rosa ke Polri sudah ditandatangani Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) KPK.

Ia menegaskan, pimpinan KPK tidak membatalkan keputusan untuk mengembalikan Rosa ke Polri.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews

BREAKING NEWS: Artis Dwi Sasono Ditangkap atas Kasus Narkoba, Polisi Sebut Permainannya Sangat Rapi

Berita Populer