Pilkada Balikpapan

Tatap Pilkada 2020, KPU Balikpapan Soroti TNI Polri Jabat Ketua RT, Noor Thoha Berikan Saran Begini

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Budi Susilo
Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Balikpapan, Noor Thoha yang menyarankan Ketua RT dari TNI/Polri dapat delegasikan tugas kepemiluan pada pengurus lain.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Balikpapan anjurkan TNI/Polri yang dilantik menjadi Ketua RT untuk dapat mendelegasikan tugas kepemiluannya pada pengurus lain.

Pasalnya, hal ini menjadi sangat dilematis apabila anggota TNI/Polri menjadi pengawas pada Pilkada Balikpapan dan menjalankan tugas kepemiluan di lingkungannya, seperti petugas KPPS. 

Sebab, di dalam Undang-Undang yang mengatur TNI/Polri, mereka diharuskan netral pada di dalam gelaran pemilihan umum, termasuk Pilkada Balikpapan, Kalimantan Timur. 

"Jadi sebaiknya TNI/Polri yang menjadi RT itu mendelegasikan tugasnya ke pengurus lain untuk melakukan pemutakhiran data pemilih dan verivikasi dukungan," ujar Noor Thoha saat ditemui Tribunkaltim.co.

Thoha tidak menyarankan TNI/Polri turun langsung melakukan tugas kepemiluan Pilkada.

Sebab dapat berpotensi ketidaknetralan.

Baca Juga:

• Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Viral Apartemen Borneo Bay City, Begini Tanggapan Kementerian ATR

• Tatap Ibu Kota Baru, Borneo Bay City Plaza Balikpapan Bakal Bangun Taman Besar, Target Rampung 2021

Terlebih, ada bakal calon perseorangan yang berasal dari unsur TNI/Polri.

"Jangan sampai disaat sewaktu melakukan verivikasi faktual, justru orang malah menjadi curiga," kata Noor Thoha.

Maka itu sebaiknya, Thoha menyarankan agar TNI/Polri yang menjadi RT dapat mendelegasikan tugasnya saat Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada kepada pengurus lain untuk menjalankan tugas-tugas kepemiluan.

Halaman
1234