Klinik Aborsi Ilegal Beromzet Rp 5,5 M Digerebek, Layani 1.632 Pasien dan Buang Janin di Septic Tank

Klinik aborsi ilegal beromzet Rp 5,5 M digerebek polisi, pasien capai 1.632 orang dan buang janin di Septic Tank. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Merdeka Sirait dan Kepala bidang pelayanan kesehatan Dinkes DKI, Wening (paling kanan), saat konferensi pers, Jumat (14/2/2020).

Saat digerebek, polisi menemukan barang bukti janin berusia 6 bulan dan pasien yang akan melakukan aborsi.

Menurut polisi, pasien Klinik Paseban berasal dari seluruh Indonesia karena keberadaan klinik itu disebarkan secara online melalui sebuah website.

Sebagian besar pasien melakukan aborsi karena hamil di luar nikah dan tuntutan pekerjaan. (*)

Kenakan Tarif Rp 1,6 Juta, Penyedia Jasa Aborsi di Balikpapan Mengaku Belajar Hanya dari Internet

Polisi Ungkap Praktik Aborsi di Balikpapan, Pasien Rata-rata Berusia 17 hingga 25 Tahun

Ini Tarif dan Cara Pelaku Cari Pasien Aborsi, Pernah Pasang Iklan di Instagram

Penyedia Jasa Aborsi di Balikpapan Terbongkar, 7 Orang Jadi Tersangka, Ini Peran Masing-masing

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Gerebek Klinik Aborsi di Paseban, Warga: Yang Saya Tahu Mereka Berobat", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/14/23123381/polisi-gerebek-klinik-aborsi-di-paseban-warga-yang-saya-tahu-mereka?page=all#page2.

Berita Populer