News Video

NEWS VIDEO Fasilitas KONI Kaltim Semakin Lengkap untuk Atlet

"Tidak ada yang cedera berat, hanya keluhan ringan saja. Kalau pun nantinya ada yang alami cedera berat, dan tidak dapat kita tangani secara intensif, maka akan kita rujuk ke rumah sakit," jelasnya, Senin (17/2/2020).

Setiap atlet yang jalani pemeriksaan rata-rata membutuhkan waktu 20-30 menit, tergantung dengan kondisi atlet. Sebelum dilakukan pemeriksaan, terlebih dahulu atlet registrasi, menyampaikan keluhannya, dan dilakukan pemeriksaan.

"Kita juga beri saran setelah pemeriksaan, biasanya mengurangi intensitas latihan dulu sampai benar-benar fit, dan saran lainnya," tuturnya.

"Sejauh ini, atlet yang datang berasal dari cabor yang berkaitan dengan kontak fisik langsung, seperti gulat dan pencak silat. Bagi atlet lainnya yang ini dilakukan pemeriksaan, cek dulu jadwal layanan. Untuk saat ini layanan hanya diperuntukan bagi atlet PON, pelatih dan pengurus," sambungnya.

dr Solihan, dokter umum KONI Kaltim menambahkan, sejauh ini peralatan yang ada untuk layanan Fisioterapy sudah memenuhi standart layaknya di rumah sakit.

Namun, menurutnya memang masih harus ada pembenahan, serta penambahan alat.

"Sambil jalan saja, sekarang sudah bisa digunakan fasilitas yang ada untuk layanan kesehatan atlet. Seperti membuat sekat tempat pemeriksaan, jadi pemeriksaan bisa dilakukan dengan maksimal," tambahnya.

"Ruang Psikolog sudah ada. Ini lebih kepada konsultasi atlet. Ada satu tenaga Psikolog disiapkan," pungkasnya. (*)

Berita Populer