Ringkus Perampok Tambak

Pelaku Perampokan Tambak Diringkus Polres Tarakan, Dijerat Pasal Berlapis Karena Bawa Senpi Rakitan

Pers rilis pengungkapan kasus perampokan tambak di Polres Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (17/2/2020)

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN-Pelaku perampokan tambak  yang Diringkus Polres Tarakan, Kalimantan Utara akan dijerat pasal berlapis karena membawa senjata api rakitan.

Pelaku perampokan tambak di wilayah Tanjung Tiram, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, YUS (39), diancam pasal berlapis atas perbuatannya.

Polres Tarakan dalam hal ini Satuan Polair menyangkakan Pasal 365 junto Pasal 53 KUHP tentang pencurian yang didahului disertai

atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian.

Dengan ancaman maksimal Sembilan tahun kurungan penjara.

Tak hanya pasal pencurian dengan kekerasan, warga Karang Rejo, Tarakan ini juga dikenakan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan.

Pasal ini menyebut pelaku bisa dijerat kurungan penjara paling lama lima tahun enam bulan.

Baca Juga

• Modus Pengetap di SPBU Sengkawit, Modifikasi Tangki BBM Hingga Pasang Mesin Penyedot

• Usai Jaring Puluhan Sepeda Motor, Polres Bulungan Sasar Mobil Pengetap di SPBU Sengkawit

• Pasca Penertiban Pengetap di SPBU Sengkawit, Kapolres Bulungan Sebut Bikin Kapok Pengetap

• Terjaring di SPBU Sengkawit, Pengetap Terancam Undang-undang Migas dan Lalulintas

“Ini kita sangkakan karena yang bersangkutan bersama komplotannya membawa lari satu unit handphone dengan cara kekerasan

dan kita juga sangkakan pasal 170 karena dilakukan pengeroyokan secara beramai-ramai,” ucap Kapolres Tarakan, AKBP Fillol, melalui Kasat Polair, Iptu Kistaya, saat pers rilis, Senin (17/2/2020).

Pasal yang menjerat YUS juga kemungkinan bisa bertambah dikarenakan polisi menyita satu unit senjata api rakitan ilegal.

Halaman
1234

Berita Populer