Mahfud MD Bocorkan Analisa Prabowo Subianto Soal 2 Ancaman Kedaulatan Indonesia, Tak Bisa Pakai TNI

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto memberikan pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif 623/Bhakti Wira Utama yang akan melaksanakan Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Satgas Ops Pamtas) RI-Malaysia di Mako Yonif 623/Bhakti Wira Utama, Senin pagi (17/2/2020).

TRIBUNKALTIM.CO - Mahfud MD bocorkan analisa Prabowo Subianto soal 2 ancaman kedaulatan Indonesia, tak bisa pakai TNI.

Menteri Pertahanan atau Menhan Prabowo Subianto mengeluarkan dua analisa mengenai ancaman kedaulatan Indonesia.

Kedua ancaman tersebut dirincikan oleh Menkopolhukam Mahfud MD.

Ancaman tersebut datang dari China di Laut Natuna, dan isu Papua Merdeka, dan keduanya tak bisa diselesaikan dengan pendekatan Militer alias TNI.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, ada dua ancaman kedaulatan di wilayah teritorial Indonesia.

Ini berdasarkan analisis yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Kondisi Terkini BCL dan Noah Sinclair Usai Ashraf Meninggal Diungkap Sepupu, Tersenyum dan Menangis

• Firli Bahuri Akhirnya Bicara KPK Hentikan 36 Kasus, Sumber Waras, Pelindo II dan Bank Century Lanjut

• Kabar Duka, Pemain Muda Sepakbola Indonesia Ini Tewas Tersambar Petir, Tubuhnya Mengeluarkan Asap

• Jangan Lewatkan Sensus Penduduk 2020 Online di ww.sensus.bps.go.id, Sampai 31 Maret, Ini Caranya

"Saat ini ada dua yang menjadi ancaman teritorial Indonesia berdasarkan analisis Menhan," ujar Mahfud MD di Markas Bakamla, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Pertama, kata dia, ancaman di Laut Natuna Utara atau Laut China Selatan.

"Karena di situ ada klaim dari China yang di dalam konteks hukum internasional itu tidak ada.

Itu klaim sejarah dan hak tradisional yang katanya sudah ribuan tahun lalu orang China terbiasa mencari ikan di Laut China Selatan," tutur Mahfud MD.

Halaman
1234

Berita Populer