Kanal

Tim SAR Gabungan Gunakan Tiga Metode Mencari Bayu Setiawan Korban Tenggelam di Lubang Bekas Tambang

Plt kepala unit Basarnas Samarinda, Joko Tri Wulan menjelaskan, Tim SAR gabungan menggunakan tiga metode dalam pencarian Bayu Setiawan, korban tenggelam saat memancing di danau di areal tambang PT CEM. Sabtu(22/2/2020)

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pencarian korban belum usai, Tim SAR gabungan gunakan tiga metode. Plt kepala unit Basarnas Samarinda, Joko Tri Wulan menjelaskan, Tim SAR gabungan menggunakan tiga metode dalam pencarian Bayu Setiawan, korban tenggelam saat memancing di danau di areal tambang PT CEM.

"Tiga metode yang dilakukan dengan penyelaman, pembuatan arus dan pencarian di permukaan oleh Tim SAR gabungan." terang Joko Tri Wulan.

Untuk kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan, Joko Tri Wulan mengatakan. "Tidak ada kendala yang berarti, hanya berlumpur di dasar dan untuk visibility di kedalaman sejauh 1,5 meter dan kedalaman danau sekitar 5 -7 meter."

Sementara saat diwawancara, kakak ipar korban ,Aji Kuncoro (27) mengatakan keseharian korban biasa, bekerja di bengkel dinamo di jalan Sentosa.

"Saya gak nyangka kalau dia ternyata suka mancing di sini, biasanya nongkrong di bengkel aja, biasa tidur di bengkel juga kumpul sama teman lainnya," ucapnya.

Baca Juga;

Sri Sultan Menjenguk, Bulir Air Mata Membasahi Pipi Para Orangtua Korban Susur Sungai Pramuka SMPN 1

Susur Sungai Pramuka Berakhir Nestapa, Zidan Teriak Gulungan Banjir Datang, Bambu Media Penyelamat

Pengakuan Mengejutkan Shin Tae-yong Setelah Timnas Indonesia Dibantai Persita, Singgung Indra Sjafri

Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez Kian Santer ke Barcelona, Lionel Messi Terus Lempar Kode

Aji mengaku tidak ada firasat apapun terkait kejadian ini. "Pas di hari kejadian dia gak turun, izin dengan alasan  gak enak badan, sekitar jam 07.00 dengar kabar sudah meninggal dunia." ungkapnya.

Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer