Kanal

Ganasnya Virus Corona, Wakil Presiden hingga Wakil Menteri di Iran Terinfeksi, Lihat Videonya!

Ganasnya Virus Corona, Wakil Presiden hingga Wakil Menteri di Iran Terinfeksi, Lihat Videonya!

Jumlah ini menjadi yang tertinggi di luar daratan China.

Sementara, jumlah orang yang terinfeksi di Iran telah mencapai 245 kasus, termasuk beberapa pejabat senior di negara tersebut.

Wabah ini juga mendorong pihak berwenang untuk membatalkan shalat Jumat di 23 ibu kota dari 31 provinsi di Iran, termasuk Teheran dan kota-kota suci seperti Qom dan Mashhad, serta beberapa daerah lain yang terinfeksi.

Virus Corona Bukan dari Wuhan, Ilmuwan China Temukan Hal Mengejutkan, Sudah Ada Sejak November 2019

Fakta Baru Obat Virus Corona Ditemukan, Minum 1 Minggu Langsung Baik, jadi Anti-Malaria di Indonesia

China Uji Klinis, Mengenal Chloroquine Phosphate Solusi Virus Corona, Sudah Dipakai 70 Tahun Lalu

Iran juga telah memberlakukan sejumlah pembatasan akses untuk tempat-tempat suci seperti Qom dan Mashhad.

Menteri Kesehatan, Saeed Namaki, juga menambahkan bahwa para pengunjung tempat-tempat suci ini harus "berdoa dan pergi."

"Berkumpul tidak diizinkan di dalam tempat-tempat suci," tambahnya.

Media negara Iran, IRNA, melaporkan bahwa Iran telah melarang warga China untuk masuk ke negaranya.

Beberapa tokoh publik juga terinfeksi, termasuk Wakil Presiden untuk Urusan Perempuan dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar, dan Menteri Deputi Kesehatan, Iraj Harirchi.

Kasus Ebtekar disebut tergolong ringan.

Ia juga belum dibawa ke rumah sakit tertentu.

"Dalam 24 jam terakhir, kami telah mengonfirmasi 26 kasus baru. Total kematian juga telah mencapai 26 kasus," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, sebagaimana ditayangkan dalam stasiun TV negara.

Ia juga mengimbau kepada warga Iran untuk menghindari "perjalanan-perjalanan tidak perlu di dalam negara".

Pihak yang berwenang di Iran mengatakan bahwa ratusan orang yang awalnya diduga terkena virus telah diuji dan hasilnya menunjukkan negatif.

Mereka juga telah dikeluarkan dari rumah sakit.

Menurut Pemerintah Iran, termasuk Presiden Hassan Rouhani, Iran belum memiliki rencana untuk mengarantina kota atau distrik tertentu, terlepas dari peningkatan tajam pada jumlah kasus di Iran dalam waktu yang singkat.

Pemerintah juga memperpanjang libur universitas dan bioskop.

Gara-gara Virus Corona, Turnamen Pemanasan Jelang All England Dibatalkan, Wakil Indonesia Dirugikan

Virus Corona Ancam Negara Timur Tengah, Pemerintah Arab Saudi Umumkan Tunda Pelaksanaan Umrah

Pasien Suspect Virus Corona Semarang Meninggal, Dikubur Dibungkus Plastik, RS Tak Sebut Penyakitnya

Virus Corona Rusak Atmosfer Derby dItalia Juventus vs Inter Milan Resmi Tanpa Penonton Liga Italia

Selain itu, juga diberlakukan pelarangan sementara untuk acara-acara budaya, olahraga, dan konferensi.

Tingkat kematian di antara kasus-kasus yang telah dikonfirmasi adalah sekitar 10 persen di Iran.

Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata kematian di wilayah lain di dunia, yaitu sekitar 3 persen.

Sebelumnya, Iran mengumumkan infeksi dan kematian pertama akibat Virus Corona covid-19 pada 19 Februari lalu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Deretan Pejabat Iran yang Terinfeksi Virus Corona" dan  "Cegah Penyebaran Virus Corona, Iran Tiadakan Shalat Jumat di 23 Kota".

Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com

Anggota Polisi Ketahuan Keluar Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Selesai Diperiksa, Saya Mutasi

Berita Populer