Virus Corona

Aktivitasnya Dihentikan Polisi, Nasib Penarik Becak Saat Lockdown Mengenaskan, Mulai Kelaparan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang kakek pengayuh becak dievakuasi ke rumah sakit.

Sehingga ia kembali mengimbau agar warga kurang mampu ini pulang dan berdiam di rumah untuk sementara waktu.

"Sebagian besar warga kurang mampu, memiliki rumah. Jadi silakan pulang.

Kami bekerja keras untuk mencari cara yang aman untuk membantu Anda," pungkas Phee Boon Poh.

Di sisi lain, sebuah kelompok yang biasa mengumpulkan makanan dan berbagai macam kebutuhan untuk warga kurang mampu, Penang Community Care menyampaikan bahwa mereka menghentikan sementara pengiriman makanan di jalanan.

Presiden komunitas ini, Wendy Ang mengatakan jika para petugas kesejahteraan berada di garis depan dan diizinkan keluar oleh pemerintah.

Maka pihaknya bersedia mencari katering untuk memasak makanan agar bisa didistribusikan oleh petugas kepada warga kurang mampu.

"Saya setuju bahwa kami tidak boleh memberi makanan di jalanan selama pembatasan interaksi ini.

Karena dengan berada di jalanan, kami bisa menyebarkan Covid-19 kepada warga kurang mampu itu.

Tapi kalau petugas mau dan bisa mengirim makanan ke rumah mereka yang tidak mampu, kami bersedia menyediakan makanannya," tegas Wendy.

Sedangkan Komisioner Masyarakat Tzu Chi Merit Masyarakat Buddhis Penang Khoo Boo Leong mengatakan para relawannya telah diperintahkan untuk mundur sementara.

"Mereka bukan petugas kesehatan, sehingga kami tidak bisa mengambil risiko hidup mereka.

Tapi kami siap membantu yang membutuhkan jika negara memanggil kami," kata Boo Leong.

IKUTI >> Update virus Corona 

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lockdown Diberlakukan, Warga Miskin di Malaysia Dikabarkan Mulai Kelaparan, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/03/23/lockdown-diberlakukan-warga-miskin-di-malaysia-dikabarkan-mulai-kelaparan?page=all.