Virus Corona

Anies Baswedan Sebut Ojek Boleh Beroperasi Selama PSBB, Namun Harus Penuhi Sejumlah Syarat

Anies Baswedan sebut ojek boleh beroperasi selama PSBB, namun harus penuhi sejumlah syarat

TRIBUNKALTIM.CO - Anies Baswedan sebut ojek boleh beroperasi selama PSBB, namun harus penuhi sejumlah syarat

Mulai Jumat (10/4/2020) pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) akan  mulai berlaku di DKI Jakarta untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung nasib driver ojek saat PSBB diberlakukan di Jakarta 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kan menerapakn pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Ibu Kota pada Jumat (10/4/2020).

Dilansir TribunWow.com, selama PSBB berlangsung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan ojek masih diperbolehkan beroperasi.

Anies Baswedan bahkan akan mengusahakan ojek diperbolehkan mengangkut orang dan barang selama PSBB.

• Telegram Terbaru Kapolri Idham Azis, Minta Polisi Tindak 3 Kelompok Ini Saat Wabah Virus Corona

• Telegram Terbaru Idham Azis Soal Virus Corona, Polisi Dilarang Begini Saat Ramadhan dan Idul Fitri

• Jalankan PSBB, Anies Baswedan Kembali Terapkan Kebijakan yang Dikritik Jokowi dan Dibatalkan Luhut

• Telegram Terbaru Kapolri Idham Azis, Minta Polisi Tindak 3 Kelompok Ini Saat Wabah Virus Corona

Meskipun, dalam Peraturan Menteri Kesehatan, ojek hanya diperbolehkan mengangkut barang selama PSBB berlangsung.

Melalui tayangan YouTube Kompas TV, Rabu (8/4/2020), Anies Baswedan mengaku tengah mendiskusikan hal tersebut bersama Kementerian Kesehatan.

"Sesungguhnya peraturan gubernur sudah siap tapi ada satu isu yang kita harus selesaikan bersama dengan Kementerian Kesehatan. Terkait dengan ojek," jelas Anies.

"Jadi dalam peraturan Menteri Kesehatan, ojek itu boleh mengangkut, mengantarkan barang tetapi tidak boleh mengantarkan orang."

Halaman
1234

Berita Populer