Back Up TKA China, Bupati Konawe Bongkar Janji Luhut Pandjaitan: Apa yang Kau Minta Kita Siapkan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Atas: Pemandangan dari udara kawasan hutan di Desa Semoi II, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). Bawah: Luhut Binsar Panjaitan. Mengenai kelanjutan rencana pemindahan ibu kota, hingga saat ini Pemerintah belum memikirkan, Luhut: boro-boro mikir itu, sekarang kami fokus ke Virus Corona.

TRIBUNKALTIM.CO - Back Up TKA China masuk, Bupati Konawe bongkar janji Luhut Binsar Pandjaitan: Apa yang kau minta kita siapkan.

Sekitar 500 Tenaga Kerja Asing atau TKA asal China dikabarkan masuk ke Kabupaten Konawe di masa pandemi Virus Corona, atau covid-19.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa tampaknya tak kuasa membendung masuknya TKA China, karena mendapat restu dari Pemerintah Pusat.

Bupati Konawe lantas mengungkapkan janji Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan agar TKA China bisa masuk.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mempertanyakan janji Menteri Koordinator Maritim, dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Kery mengatakan Luhut berjanji akan memberikan apapun yang ia minta berkaitan dengan masuknya ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Konawe.

Anak Buah Megawati Soroti Jajaran Jokowi Pilih Ruang Guru Jadi Mitra Kartu Prakerja, Begini Konyol

• Di Twitter, Ini Cara 2 Putra Jokowi Sindir Bupati Klaten Sri Mulyani, Gibran Rakabuming Pakai Roti

• Di ILC, Refly Harun Bongkar Ketidakmampuan Pemerintah Jokowi Lockdown, Ali Ngabalin Hanya Tertunduk

Ia merasa kecewa dengan janji Luhut karena hingga saat ini tidak ada bantuan apapun yang diberikan oleh perusahaan tempat para TKA China bekerja, maupun dari pemerintah pusat.

Dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Selasa (28/4/2020), awalnya Kery mengatakan info masuknya 500 TKA China ia dapat dari media.

"Sebenarnya informasi ini saya dengar dari wartawan juga, bahwa akan ada tenaga asing yang akan masuk," ujar dia.

Kery lalu menegaskan bahwa ia menolak masuknya ratusan TKA China ke Konawe.

Penolakannya sendiri disebabkan untuk tidak membuat suasana masyarakat keruh di tengah pandemi Virus Corona ( covid-19).

"Saya sebagai bupati menolak sebenarnya karena kita sudah sepakat bahwasanya dengan covid, Corona dulu kita selesaikan dulu, baru masuk tenaga asing ini," jelas Kery.

"Sehingga karena ini akan mempengaruhi kondisi daerah kami."

Namun Kery menjelaskan apabila memang pemerintah pusat bersikeras tetap memasukkan ratusan pekerja asing tersebut, ia meminta agar pemeriksaan covid-19 betul-betul dilakukan.

Halaman
1234

Berita Terkini