Bukan Tahun Baru, Jokowi Geser Cuti Lebaran Lebih Cepat, Bersamaan Idul Adha, Sudah Bebas Covid-19?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan di acara Mata Najwa terkait transparansi data kasus Virus Corona atau covid-19, Rabu (22/4/2020). Jokowi bahkan menanyakan balik soal data IDI terkait kematian lebih 1.000 orang karena Virus Corona.

TRIBUNKALTIM.CO - Bukan di Tahun Baru, Presiden Jokowi geser cuti bersama lebih cepat, bersamaan Idul Adha, sudah bebas covid-19?

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memertimbangkan menggeser cuti bersama Idul Fitri lebih cepat.

Sebelumnya, Jokowi merencanakan cuti bersama Idul Fitiri digeser ke akhir tahun, berdekatan dengan Natal dan Tahun Baru.

Namun, karena berbagai pertimbangan, cuti bersama berpotensi digeser bersamaan dengan Idul Adha.

Presiden Joko Widodo mempertimbangkan menggeser cuti bersama ke akhir Juli 2020.

Opsi tersebut ditawarkan agar cuti Idul Fitri berdekatan dengan Idul Adha.

• Kabar Gembira! Waktu covid-19 Hilang dari Indonesia Mengerucut Juni, Tapi Ada Syarat Harus Dipenuhi

• Terungkap Siapa Sebenarnya Sosok Nenek dalam Video Viral Parodi Teh THR, Simak 5 Faktanya

• Grebek Istri Sedang Berselingkuh di Kos-kosan, Suami Malah Minta Keduanya Menikah

Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo usai rapat bersama Presiden melalui video conference, Senin (4/5/2020).

"Pengganti cuti bersama ini disampaikan Presiden.

Masih ada tambahan opsi," ujar Doni Monardo.

"Semula akhir tahun.

Tadi Bapak (Kepala) KSP memberi masukan.

Presiden minta dipertimbangankan mana yang lebih baik apakah waktu Idul Adha akhir Juli atau tetap akhir tahun ini," kata dia.

Namun, Doni Monardo mengatakan, hal ini juga bergantung pada kedisiplinan masyarakat untuk menjaga jarak fisik.

Tetap beraktivitas di rumah, dan mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

Halaman
1234

Berita Terkini