Kanal

Desa Salo Cela dan Bendang Raya Menjadi Wilayah Transmisi Lokal di Kukar

Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kukar mengadakan konferensi pers melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (8/5/2020). Saat ini jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar berjumlah 22 orang. Dua diantaranya dinyatakan sembuh.

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Sekda Sunggono, dan Jubir Penanganan Covid-19 Kukar dr Martina Yulianti, umumkan penambahan lagi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kutai Kartanegara yang dilakukan via Zoom Meeting dengan awak media Jumat (8/5/2020).

Bupati menyampaikan bahwa terdapat penambahan 8 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang merupakan pelaku perjalanan dari Gowa beserta anggota keluarga terdekatnya dalam hal ini istri dari pelaku perjalanan tersebut.

Ke-8 pasien tersebut sebelumnya telah dilakukan rapid test dengan hasil IgM dan IgG yang reaktif dan sebelumnya telah dikarantina di Wisma Atlet Kecamatan Tenggarong Seberang dengan kondisi kesehatan yang stabil.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa Orang Tanpa Gejala ( OTG ) yang memiliki riwayat perjalanan dapat menularkan virus nCoV meskipun terlihat sehat. Yang bersangkutan terbukti nyata telah menularkan virus nCov tersebut kepada orang lain.

Dengan adanya penularan dari riwayat kontak dengan cluster pelaku perjalanan maka di Kutai Kartanegara saat ini terdapat tambahan 1 (satu) daerah transmisi lokal yaitu di Kecamatan Tenggarong, dimana sebelumnya Kecamatan Muara Badak sudah terlebih dahulu menjadi daerah transmisi lokal.

Daftar Harga Kebutuhan Pokok di Kukar pada Jumat, 8 Mei, Cabai Rawit Capai Rp 97 Ribu/Kg

Warga Desa Terujung di Kukar Telah Terima BLT, Wilayah Ini Bersih dari Virus Corona

BREAKING NEWS Kukar Tambah 8 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19. Satu Transmisi Lokal

Oleh karena itu Bupati meminta kepada semua warga masyarakat untuk bersikap jujur dalam menyampaikan riwayat perjalanannya dan menginformasikan riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif tersebut.

Bupati juga menghimbau agar warga masyarakat bersungguh-sungguh dan dengan penuh kesadaran melakukan pencegahan dan berpartisipasi aktif memutus mata rantai penularan virus ini dengan menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, selalu menggunakan masker jika berinteraksi dengan orang lain, menjaga jarak, menghindari kerumunan, tidak melakukan perjalanan ke luar daerah dan tidak mudik.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan bahwa guna percepatan penegakan diagnosis Covid-19, saat ini Pemkab Kukar sedang dalam proses pengadaan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang digunakan dalam uji swab.

Kendala selama ini adalah specimen tenggorok harus dikirim terlebih dahulu ke Laboratorium di Surabaya dan memakan waktu untuk mengetahui hasilnya. Diharapkan dalam pertengahan bulan Mei 2020 alat tersebut sudah dapat dioperasikan karena saat ini tempat dan SDM sudah siap untuk mengoperasikan alat tersebut.

Sementara itu Juru Bicara Percepatan Penangan Covid-19 Kukar, dr. Martina Yulianti, Sp.PD FINASIM MARS menambhakan bahwa di antara yang terkonfirmasi positif Covid-19, baik pada rilis sebelumnya (sebanyak 10 orang) maupun hari ini (8/5/2020) didominasi oleh pelaku perjalanan dari Gowa.

Halaman
12
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer