Virus Corona

Sakit Perut, Mual, Waspada Pakar di Universitas Indonesia Bongkar Gejala Baru Virus Corona Indonesia

Editor: Rafan Arif Dwinanto
CIRUS CORONA CHINA - Pasien dengan gejala ringan virus corona covid-19 beraktivitas saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.

TRIBUNKALTIM.CO - Waspada, sakit perut, mual, pakar di Universitas Indonesia bongkar gejala baru Virus Corona Indonesia.

Para ilmuwan terus melakukan penelitian terhadap Virus Corona atau covid-19, termasuk di Indonesia.

Baru-baru ini, seorang Dokter di RSCM yang juga pakar di Universitas Indonesia menemukan gejala baru pada pasien covid-19.

Bukan gejala umum seperti batuk, demam dan sesak nafas, melainkan mual dan sakit perut pada pasien Virus Corona.

Jumlah pasien positif Corona covid-19 di Indonesia mencapai 15.438 kasus hingga Rabu (13/5/2020).

Para peneliti menemukan gejala sakit pada saluran pencernaan menjadi gejala umum penyakit covid-19.

• Blak-blakan ke Refly Harun, Amien Rais Beber Jokowi - Luhut Bertanggung Jawab Atas Kekacauan Negara

• Airlangga Hartarto Bocorokan Alasan Jokowi Naikkan Lagi Iuran BPJS Kesehatan, Begini Nasib Kelas III

• Seperti HIV, covid-19 tak Bisa Hilang, WHO Ingatkan Belajar Hidup dengan Corona, Perhatikan Hal Ini

Hasil studi beberapa peneliti di Indonesia, menemukan pasien yang positif covid-19 memiliki gejala gastrointestinal.

"Gastrointestinal adalah saluran pencernaan. Beberapa pasien covid-19 datang dengan gejala sakit pada saluran pencernaan.

Seperti nyeri perut, mual, muntah dan diare," ujar dr Muhammad Khifzhon Azwar, tim peneliti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada Kompas.com.

Hasil penelitian Gastrointestinal Presentation in covid-19 in Indonesia ini telah dipublikasikan dalam jurnal National Library of Medicine, National Center for Biotechnology Information (NCBI).

Halaman
1234