Virus Corona

Lagi Asyik Belanja Baju Lebaran, Ribuan Pengunjung Akhirnya Berhamburan, Dibubarkan Paksa Petugas

Penulis: Doan Pardede
Editor: Rita Noor Shobah
RIBUAN PENGUNJUNG DIBUBARKAN - Ribuan pengunjung yang beli baju Lebaran berhamburan, dibubarkan paksa petugas gabungan

"Kami tunggu sampai betul-betul pulang," ujar dia.

2. Dibubarkan bupati

Tamu-tamu resepsi mendadak heboh setelah melihat Bupati Bener Meriah Sarkawi mendatangi sebuah pesta pernikahan di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kamis (26/3/2020).

Bukan sebagai tamu undangan, bupati datang untuk membubarkan pesta pernikahan.

Sarkawi menjelaskan, kedatangannya bersifat spontanitas saat tengah melakukan monitoring di wilayah tersebut.

"Kami melihat ada pesta perkawinan warga dan cukup ramai. Kami hampiri warga dan panggil pemilik hajatan dan pemimpin desa," kata dia.

Seketika itu juga, bupati menegur mereka lantaran menggelar hajatan di tengah wabah Corona.

"Kita akan bubarkan semua kegiatan yang berpotensi mengganggu upaya kita mengatasi covid-19 di Bener Meriah," tandas dia.

3. Lima resepsi dibubarkan di Pangandaran

"Ada lima lokasi yang diimbau segera membubarkan diri," kata Kapolres Ciamis AKBP Dony Eka Putra, Kamis (26/3/2020).

Tiga acara digelar di Kecamatan Pangandaran. Satu acara di Kecamatan Kalipucang dan satu lagi di Kecamatan Padaherang.

Lima resepsi tersebut kemudian dibubarkan. Warga beralasan pesta resepsi tetap digelar karena terlanjur menyebar undangan.

"Bukan melarang, akad diperbolehkan. Untuk resepsi kami imbau untuk ditunda," kata Dony.

Ia berharap masyarakat Pangandaran memahami upaya mencegah penularan virus Corona.

4. Jayapura

Petugas terpaksa membubarkan tamu undangan di sebuah pesta pernikahan di Pasar Baru, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Makbon menjelaskan awalnya ada masyarakat yang memberi informasi mengenai pesta pernikahan tersebut.

"Kita sudah imbau, ketegasan yang terakhir, mau tak mau kita bubarkan," kata Victor.

Polisi memberikan toleransi beberapa menit pada keluarga untuk meminta para tamunya pulang."

"Jadi kita berikan waktu karena kita juga harus toleran sedikit dan saat itu juga mereka taat dan membubarkan. Mereka juga paham karena ini untuk kepentingannya mereka, demi keselamatan mereka," kata dia.

5. Tamu disemprot disinfektan

Polisi membubarkan sebuah acara hajatan warga di Gang IV Overste Isdiman Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (22/3/2020).

Tak hanya itu, BPBD dan PMI langsung menyemprotkan disinfektan kepada sejumlah tamu undangan yang hadir di acara tersebut.

Para tamu juga sempat diperiksa suhunya, kemudian diminta pulang.

Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka menjelaskan, tak hanya tamu lokal, resepsi juga dihadiri ratusan tamu asal Wonogiri.

"Tadi ada laporan dari warga, ada hajatan dihadiri rombongan empat bus, jumlahnya sekitar 200 orang," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka.

Bupati Banyumas Achmad Husein mendukung tindakan tegas kepolisian.

Menurut Husein langkah itu akan membuat masyarakat jera.

"Saya sangat mendukung tindakan Pak Kapolresta. Dan untuk dasar hukum yang akan datang saya juga akan buat surat edaran kepada seluruh warga untuk tidak membuat kerumunan massa pada waktu kondangan hajatan. Kalau itu terjadi maka akan diperlakukan seperti itu," jelas Husein.

Ikuti >>> Update Virus Corona

Sumber: Kompas.com

(Penulis : Bagus Supriadi, Dhias Suwandi, Fadlan Mukhtar Zain, Iwan Bahagia, Candra Nugraha | Editor : Robertus Belarminus, Abba Gabrilin, Dheri Agriesta, Farid Assifa)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul BREAKING NEWS, Ribuan Pengunjung yang Beli Baju lebaran Berhamburan, Dibubarkan Paksa Petugas di Kompas.com dengan judul "5 Pesta Pernikahan yang Dibubarkan di Tengah Wabah Corona, Tamu Disemprot Disinfektan dan Bupati Turun Tangan"