Kanal

Sembilan Perusahaan di Kaltim Diadukan Soal Pembayaran Tunjangan Hari Raya

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kaltim, Suroto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tinggal menghitung hari, hari raya Idul Fitri di tengah pandemi Cobid-19 atau virus Corona akan dirayakan seluruh umat Muslim di dunia.

Seperti biasa, setiap menjelang hari besar agama Islam itu seluruh buruh/tenaga kerja di seluruh Indonesia akan menerima tunjangan hari raya atau THR. Begitu pula di Kaltim.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya tahun ini karena Covid-19 banyak pengusaha mengalami kerugian. Bahkan, ada yabg sampai gulung tikar.

Hal ini berimbas kepada pemberian THR kepada pekerja, pada perusahaan itu. Seperti di Kaltim misalnya, sebanyak 9 perusahaan diadukan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi ( Disnakertrans ) Kaltim karena bermasalah dalam penyaluran THR kepada karyawan.

Baca juga; Tenaga Honorer di Kutai Kartanegara Terima THR, Bupati Kukar Edi Damansyah Memberikan Pesan Begini

Baca juga; Anggota DPRD Kaltim Tidak Dapat THR, Dua Legislator dari PKB dan Golkar di Samarinda Angkat Bicara

Baca juga; 1.549 Pekerja Lapangan Dinas Lingkungan Hidup Samarinda Dipastiakn Terima THR

Pelaksana tugas atau Plt Kepala Disnakertrans Kaltim, Suroto mengungkapkan, ada 9 perusahaan di Kaltim diadukan oleh serikat pekerja pada perusahaan tersebut karena persoalan pembagian THR.

“Selama posko pengaduan THR Disnakertrans Kaltim didirikan, ada 9 aduan disampaikan kepada kami karena persoalan THR,” ujarnya saat diwawancara awak Tribunkaltim.co melalui telepon selularnya, pada Kamis (21/5/2020).

Dirincikan Suroto, dari 9 aduan yang disampaikan kepada Posko 7 diantaranya telah selesai dimediasi. Sedangkan dua aduan lainnya, dikatakan Suroto, masih dalam tahap proses mediasi.

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer