Viral Gegara Jual Bansos, Ternyata Gadis Ini Putus Sekolah dan Kerja jadi ART, Ibunya Sakit-sakitan
Seorang remaja asal Serpong viral gegara jual bantuan sosial ( bansos), ternyata dadis ini putus sekolah dan butuh biaya untuk ibunya yang sakit.
TRIBUNKALTIM.CO - Seorang remaja asal Serpong viral gegara jual bantuan sosial ( bansos), ternyata gadis ini putus sekolah dan butuh biaya untuk ibunya yang sakit.
Belakangan ramai hasil tangkap layar Facebook yang menampakan akun bernama Novi Rahmadani menjual bantuan sosial ( bansos) yang didapatkan ke forum jual beli.
Nama Novi Rahmadani pun menjadi perhatian warganet setelah menjual bantuan sosial ( bansos) berupa sembako secara online di Facebook.
Namanya viral saat akun Facebooknya di-capture dan diposting akun Instagram @lambe_turah dan mendapat ribuan komentar.
Komentar yang diterima Novi Rahmadani pun beragam.
• Bukan Demam, Gejala Ini yang Paling Sering Dirasa Pasien Virus Corona di Indonesia
• Buntut Wali Kota Surabaya Risma Marah soal Mobil PCR, Anak Buah Megawati di PDIP Turun Tangan
• Akhirnya Rumah Ibadah Dibuka, Menteri Agama Fachrul Razi Terbitkan Surat Edaran, Bakal Berbeda
• Bukan Karena Pandemi Covid-19, Lotte Mart dan Lotte Grosir akan Tutup 8 Gerai di Tahun 2020 Ini
Tidak sedikit warganet yang membully Novi karena menjual bansos dari pemerintah saat pandemi Covid-19.
Setelah dikonfirmasi kepada gadis 16 tahun tersebut, Novi Rahmadani membantah bansos yang diperolehnya berasal dari pemerintah.
Novi mendapatkan sembako tersebut dari atasannya.
Ternyata dibalik viral sembako, terdapat kisah menyedihkan yang dialami Novi Rahmadani.
Ia harus membiayai ibunya yang sakit-sakitan.
Sementara ayahnya meninggalkan ibunya dan dirinya sejak usia empat tahun.
Novi juga putus sekolah pada kelas VIII SMP sejak ibunya mulai sakit dan tinggal di kampung, Semarang, Jawa Tengah.
Novi lalu menjelaskan perihal menjual bantuan sosial yang membuat namanya menjadi viral.
Novi menjelaskan bahwa bansos yang diterimanya bukan dari pemerintah, melainkan dari bosnya dan warga sekitar komplek yang mengenal ibunya.
Ia tidak bisa menerima bansos pemerintah karena orang tuanya nikah siri dan tidak memiliki dokumen kependudukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/viral-gegara-jual-bansos-ternyata-gadis-ini-putus-sekolah-dan-butuh-biaya-untuk-ibunya-yang-sakit.jpg)