Detik-detik Babinsa TNI Aniaya 2 Buruh Bangunan di Posko Covid-19, Kepala Berdarah, Diduga Mabuk

ILUSTRASI penganiayaan. Seorang oknum Babinsa TNI diduga menganiaya dua buruh bangunan yang melintas di posko covid-19. Menurut pengakuan korban, oknum prajurit TNI itu diduga dalam kondisi mabuk.

Saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya Selasa (2/6/2020) siang, Markus mengaku, selain dia, seorang temannya bernama Yandres Ferdinan Maunaben (21), juga menjadi korban penganiayaan AB.

"Saya dan teman saya dianiaya pada Minggu malam," ujar Markus.

Kejadian itu, kata Markus, bermula ketika dia berboncengan sepeda motor bersama Yandres, dari Desa Nunkolo ke Kecamatan Santian, untuk mengantar bekal makanan buat rekan-rekan tukang yang kerja proyek bangunan.

Namun, saat tiba di Desa Naifatu atau di posko covid-19, ada sejumlah petugas posko lebih dari lima orang termasuk AB.

Di posko itu, jalan raya pun dipalang oleh para petugas menggunakan bambu dan keduanya dipersilahkan melintas.

"Tapi, pada saat palang bambu di jalan itu diangkat dan kami lewat kurang lebih dua meter, Pak Babinsa panggil kami naik ke atas posko.

Karena posisi posko di atas bahu jalan kurang lebih 60 sentimeter," ungkap Markus.

• 10 Aktris Korea Cantik Alami Tanpa Oplas, 3 di Antaranya Lawan Main Lee Min Ho di Drama Korea

• Fakta Lain Dwi Sasono Ditangkap Karena Narkoba: Pengakuan Tak Terduga Istri hingga Dikaitkan Corona

Karena dipanggil, Markus lantas masukan kunci motornya di saku jaket yang ia kenakan dan menghadap ke AB.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com

Berita Populer