Bursa Calon Kapolri Mencuat, Diprediksi Mengerucut November, Idham Azis Minta Polri Jaga Soliditas

Kapolri Idham Azis

TRIBUNKALTIM.CO - Bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis mulai mencuat.

Nama-nama calon Kapolri ini diprediksi baru akan mengerucut pada November 2020.

Meski Idham Azis baru akan memasuki masa pensiun pada Januari 2021, sederet nama yang diprediksi bakal menggantikan posisinya mulai mencuat. 

• Sebelum Idham Azis Musnahkan 1 Ton Sabu, Jenderal Polisi Mendadak Dekati Tersangka, Amarah Memuncak

• PNS, TNI, Polri Tak Usah Khawatir, Menkeu Sri Mulyani Sudah Anggarkan Gaji ke-13, Kapan Pencairan?

• Diciduk KPK, Ini Jejak Ismunandar, Karier Melejit Sejak di Birokrat hingga Jadi Bupati Kutai Timur

• Siap-siap! Kapan SKB CPNS Digelar Akhirnya Dirilis, Ada yang Unik tentang Jenis Soal, Cek Kisi-kisi

Apalagi, mantan Kabareskrim itu juga sempat mengimbau korps Bhayangkara menjaga soliditas menjelang pergantian Kapolri.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai pernyataan Kapolri Idham Azis yang meminta korps Bhayangkara menjaga soliditas agar mengurangi tensi panas perebutan pucuk pimpinan Polri.

"IPW melihat wajar saja jika Kapolri Idham Azis sempat melontarkan calon Kapolri baru di HUT Polri.

Hal ini karena Idham melihat bursa calon di internal kepolisian sudah mulai panas sehingga dia harus menyikapinya dan Idham sendiri sudah prepare terhadap dinamika ini meski masa jabatannya masih enam bulan lagi," kata Neta kepada Tribunnews.com, Jumat (3/7/2020).

Neta mengakui hingga kini masih sulit untuk memprediksi kandidat calon pengganti Idham Azis.

Sebaliknya, ia memperkirakan nama-nama kuat pengganti Idham Azis akan mengerucut pada November 2020 nanti.

Halaman
1234