Sekolah Harapan Bangsa Balikpapan Bantah Keluarkan Siswanya Secara Sepihak

Manajemen sekolah harapan bangsa bersama kuasa hukumnya saat kegiatan jumpa pers menyampaikan jawaban terkait polemik wali murid dan pihak sekolah.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Manajemen Sekolah Harapan Bangsa Kota Balikpapan, Kalimantan Timur akhirnya buka suara, menanggapi keluhan sejumlah wali murid lantaran dianggap mengeluarkan peserta didiknya secara sepihak.

Melalui kuasa hukumnya, Robet Andarias, S.H,.M.H didampingi bendahara II sekolah Harapan Bangsa, Widya Disriyati pada kegiatan jumpa pers menegaskan bahwa pihaknya selama ini tidak pernah mengeluarkan peserta didiknya secara sepihak.

Bahkan pihaknya mengaku bahwa sekolah Harapan Bangsa sangat tunduk dan patuh terhadap peraturan pemerintah dan undang-undang.

"Sampai sejauh ini sekolah tidak pernah mengeluarkan murid hanya karena uang, sejauh ini pun beberapa anak-anak yang berprestasi

dan bahkan menunggak pembayaran sampai sekarang juga masih bisa tetap bersekolah dan lulus dengan baik dan yang terakhir kita berikan SKL nya" katanya Widya Disriyati didampingi kuasa hukumnya Robet Andarias S.H,.M.H usai kegiatan jumpa pers yang berlangsung di ruang training QRD (Quality Research and Development) sekolah Harapan Bangsa, Selasa Sore (7/7/2020).

Baca Juga

PPDB Online di Paser Masih Terkendala Sinyal Internet, Namun Jenjang SD dan SMP Berjalan Baik

Akui Banyak Keluhan, DPRD Kaltara ke Samarinda Konsultasi Soal PPDB ke Wakil Rakyat Kalimantan Timur

Lebih lanjut dia menuturkan, manajemen Sekolah Harapan Bangsa sudah sering memberikan keringan kepada orangtua murid jauh sebelum memasuki masa pandemi covid-19.

"Jauh sebelum masa pandemi pun sekolah sudah memberikan keringanan - keringanan kepada orang tua.

Halaman
1234
Penulis: Zainul
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer