Virus Corona di Bontang

RSUD Bontang Buka Layanan Rapid Test, Catat Harganya

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang, drg Toetoek Pribadi Ekowati saat ditemui di RSUD Taman Husada Bontang pada Kamis (9/7/2020).

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Taman Husada Bontang buka layanan pemeriksaan rapid tes. Warga Bontang kini bisa mendapatkan layanan pemeriksaan rapid tes, namun harus siap merogoh koceknya.

"Iya, benar. Kami buka layanan di sini," kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Taman Husada Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati, Kamis (9/7/2020).

Pemeriksaan rapid tes terbagi menjadi 2 paket. Paket A dengan tarif Rp 205 ribu. Sementara paket B dibanderol Rp 345 ribu. Layanan dibuka setiap hari mulai dari 09.00 Wita sampai 16.00 Wita.

Baca juga; Nelayan di Perairan Bontang Kaltim Diciduk Polisi, Selama 6 Tahun Mencari Ikan Gunakan Bom

Baca juga; Petugas Damkar Bontang Mengeluh, Ada Warga Berperan Bak Wartawan Saat Bencana Kebakaran

Berikut rincian setiap paket :
Paket A
1. Pendaftaran Rp1 0 ribu
2. Konsultasi dokter Rp 20 ribu
3. Surat Keterangan Kesehatan Rp 25 ribu
4. Rapid Tes Covid-19 Rp 150 ribu

Paket B
1. Pendaftaran Rp 10 ribu
2. Konsultasi dokter Rp 20 ribu
3. Surat Keterangan Kesehatan Rp 25 ribu
4. Rontgen Thorax AP/PA Rp 90 ribu
5. Pemeriksaan Lab Rp 50 ribu
6. Rapid Tes Covid-19 Rp 150 ribu.

Baca juga; Usai Dishub Buat Desain Rekayasa, Wacana Pelebaran Jalan Turunan di RSUD Bontang Mulai Mencuat

Baca juga; Pupuk Kaltim Salurkan 76 Paket Sembako bagi Pendeta dan Pembina Rohani BKAG Kota Bontang

"Ada biaya Pendaftaraan, Pemeriksaan Dokter, Surat Bebas Covid, itu semua ada nominal, ditambah dengan harga rapid tes berkembang. Itulah ( Rp 205 ribu ) tarif keluar. Sejalan dengan waktu, harga itu selalu kita koreksi," beber Toetoek.

Untuk diketahui, pihaknya pernah memasang tarif Rp450 ribu hingga saat ini turun menjadi Rp205 ribu. Menurutnya, seiring berjalannya waktu, dengan ketersediaan alat yang banyak, lalu pihak penyedia tak terbentur dengan kelangkaan barang, tarif pemeriksaan rapid tes bakal terus turun.

"Kami tak boleh melebihi dengan harga yang ditetapkan pemeintah. Dulu pernah Rp450 ribu, turun Rp360 ribu, lalu turun Rp205, banyak sudah turunnnya, itu bentuk koreksi kita," ujarnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim

Berita Populer